Minggu, 20 Maret 2011

Muhasabah Cinta Seorang Istri

Cinta menurutku tak berwarna
Ia menjadi jingga
Sebagaimana kau memaknainya
Ia pun menjadi kuning, biru, dan merah
Sebagaimana kau menginginkannya

Cinta bagiku tak ubahnya kumpulan narasi
Tentang kejujuran dan keberanian
Tentang kemarahan dan kasih sayang
Dan tak terkatakan
Sebab ia menenggelamkan kita
Pada angan-angan dan mimpi yang abadi
Dan cintaku padamu
Adalah surga yang tak bisa kumasuki tanpamu
(Muhasabah cinta seorang istri – Asma Nadia)

Bagi saya, buku-buku dari mbak Asma Nadia selalu menarik dan sy selalu tergiur buat membacanya, termasuk ketika beliau mulai menyusun buku-buku yang mengisahkan kisah-kisah nyata yang sering memakai judul "Catatan Hati". Salah satu yang sukses membuat sy jatuh cinta adalah Muhasabah Cinta Seorang Istri. Ahaha… padahal belum menjadi istri tuh :p

Tapi jangan salah.. walau judulnya ada kata2 istri tapi buku ini sy rasa lebih dikhususkan kepada wanita lajang. Hihihi… Buku ini menempati deret pertama buku-buku Catatan Hati mbak Asma yang menjadi favorit sy. Buku yang lain apa? Ada Catatan Hati Bunda, Catatan Hati di setiap sujudku dan La Tahzan for broken hearted Muslimah.

Buku ini mengupas berbagai pertanyaan yang sering muncul di benak para jomblowati. Pada bagian pertama, mengupas tentang 'Di Balik keinginan Menikah'
What was the reason we wanted to get married?

Keinginan untuk menikah tidak lantas membuat seseorang bisa memasuki gerbang pernikahan dengan simsalabim. Ada beberapa tahapan yang harus ditempuh dan selain keinginan yang harusnya diikuti juga dengan kesiapan, tentu saja ada hal-hal lain yang tidak kalah penting : menemukan calon yang bersedia dan… (ehem.. ini juga tak kalah penting) siap menikahi kita.

Trus.. pertanyaan kedua yang dikupas di buku ini adalah 'Seberapa siap kamu menikah?'
Menikah bukan hanya persoalan mau, sudah ada calon atau belum. Tetapi sebuah kehidupan dengan tanggung jawab besar menanti kita. Dan itu membutuhkan kesiapan jasad, ruh dan akal.

Yang ketiga.. hemm… ini katanya pertanyaan yang sering menghantui perempuan mana saja yang belum menikah. Is he the right one?Ahaha, di bagian ini ada tips mengenali karakter calon suami dan melihat kecendrungan-kecendrungan yang tidak baik.

Selanjutnya? Pembahasan selanjutnya lebih kepada yang sudah menikah aja tuh. Semisal to be a good mother. Tapi tetap menarik dan penting untuk disimak.

Sama halnya dengan buku Catatan Hati, selain berbagi tips.. buku ini juga memuat cerita-cerita dari mereka yang sudah berkecimpung di dunia rumah tangga yang bisa membuat kita belajar, juga merenung. Ada tulisannya mbak Febi (Yudith Fabiola) dan mbak Dedew (Dewi Rieka) juga di sini. Dua nama yang FB atau MP mereka sering sy sambangi. Hihihi…. Belakangan sy tersanjung dan terharu karena mbak Febi pernah menulis tentang sy di lomba teman maya yang klik. Makasih ya mbak Feb… :)


Kutipan menarik dari buku ini :
Saling menyalahkan adalah langkah paling cepat menyelamatkan diri sendiri, sekaligus langkah paling cepat menghancurkan pernikahan. (Sinta Yudisia – hal. 87)

Pernikahan ternyata proses penyesuaian seumur hidup ( Sinta Yudisia – hal 79)


Judul : Muhasabah Cinta Seorang Istri
Penulis : Asma Nadia, dkk
Penerbit : Lingkar Pena
Tahun : 2009
Tebal : 250 halaman

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...