Minggu, 20 Maret 2011

Ranah 3 Warna

Kalau kita kondisikan sedemikian rupa, impian itu lambat laun akan menjadi nyata. Pada waktu yang tidak pernah kita sangka-sangka.
[Ranah 3 Warna]

Satu hal yang tidak bisa saya lepaskan ketika awal membaca buku ini adalah pulpen. Ahaha… Sy kan punya kebiasaan menggarisbawahi kata2 bagus atau menarik yang ada di buku. Dan di Ranah 3 Warna yang sy garis bawahi banyak banget. Yang mampu menyaingi kayakna cuman bukunya Andrea Hirata aja yang dwilogi itu :)

[Antara bersungguh-sungguh dan sukses itu tidak bersebelahan, tapi ada jarak. Jarak ini bisa hanya satu centimeter, tapi bisa juga ribuan kilometer. Jarak ini bisa ditempuh dalam hitungan detik, tapi bisa juga puluhan tahun. Jarak antara sungguh-sungguh dan sukses hanya bisa diisi dengan sabar.]

Buku kedua dari trilogi Negeri 5 Menara ini masih bercerita tentang Alif Fikri setelah menyelesaikan pendidikannya di PM. Dia kembali ke kampung halaman dan menorehkan impian ingin sekolah di Teknik Penerbangan. Menjadi seperti pak Habibie. Tapii.. sayangnya dia tidak punya ijazah SMA sehingga harus ikut ujian penyetaraan dan Alif hanya punya waktu sedikit untuk belajar mata pelajaran SMU yang tidak dia pelajari di PM. Setelah ijazah SMU dia pegang, masalah tidak selesai.. dia harus melewati UMPTN untuk masuk jurusan yang dia inginkan. Bla… bla.. gitu deh… perjuangan meraih impian, berbagai halangan yang tak menggoyahkan Alif dan mantera2 sakti yang coba Alif dengungkan untuk menyemangatinya. Man Jadda Wajadda dan Man Shabara Zhafira

Baguss Banget… Terlebih saat berbagai nestapa yang menghadang kehidupan Alif. Huwaaaa…. Bikin menangis semalam (soalna bacanya malam2). Sy akui penulisnya pintaaaar sekaliii menguras emosi pas bagian itu. Tapi itulah… semakin pekat malam itu pertanda akan semakin dekat dengan fajar

Tapi setelah sang fajar datang.. sy kok merasa konflik berjalan seadanya.. Mungkin karena di awal udah disuguhin yang "BLAARR!!!" Seperti petir menyambar hingga kemudian pas di tengah, sy merasa yang ada Cuma riak-riak kecil. Walaupun begitu si penulis tetap membeberkan beberapa cerita tentang usaha dan kerja keras untuk meraih impian. Apapun itu lakukanlah dengan sungguh-sungguh dan kesabaran..

[Sabar itu awalnya terasa pahit, tetapi akhirnya lebih manis daripada madu.]

Dan tak ketinggalan adalah bumbu cerita cintanya. Ahaha… jika di negeri 5 menara ada cerita tentang Nama yang bersenandung, kali ini love-love itu memakan porsi yang lebih banyak.. Tapiii… sy rasa penulisnya lebih berbakat nulis cerita motivasi ketimbang cerita roman :p

[Diperlukan waktu untuk merawat hati dan mengikis seseorang dari ingatan.]

Trus.. ada juga tips2 menulis diselipkan. Huwaaa… cara Bang Togar ngajarin Alif menulis keren banget. Salut juga terhadap semangat Alif dalam pantang menyerah. Keren deh. Juga kebiasaan Alif menulis diary. *ingat kebiasaan lama dulu :p*
Cerita tentang persahabatan Alif dan Randai juga membuat buku ini semakin berwarna dan bermakna. ^^
[Teman tidak harus selalu bersama. Teman juga tidak harus selalu berdamai. Mungkin kadang-kadang kami perlu berpisah untuk lebih menghargai pertemanan ini. Sekali-sekali kita bisa saja bertengkar untuk menguji seberapa kokoh inti persahabatan itu.]

Sy akui Ranah 3 Warna memang lebih.. apa yaa.. lebih menyentuh ketimbang buku pertamanya Negeri 5 Menara. Trus.. full spirit jugaa… Jika di buku pertama Negeri 5 Menara bertaburan endors dari nama2 bintang di negeri ini, di R3W malah tak ada satu pun endors yang sy temukan. Iiih… kenapa ga minta sy aja gitu yang jadi endorser? Hihihi…. (catatan : untuk penulis pemula emang dibutuhkan endors2 dari mereka yang namanya terkenal.. tapi kalau udah penulis yang namanya menasional baru deh bisa ditampilkan nama2 yang ga terkenal semisal sy :p)

Di sini sy ga protes2 deh tentang si Rusdi. Ehehe… cuman namanya aja yang maksa.. untuk menyiratkan dia urang Banjar kok maksa banget nama lengkapnya pakai Banjari di ujung :p

[Sedekat apapun "hampir" itu dengan kenyataan, dia tetap saja sesuatu yang tidak pernah terjadi.]

Judul : Ranah 3 Warna
Penulis : A Fuadi
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2011
Tebal : 473 Halaman

*catatan : yang dalam tanda […] diambil dari Ranah 3 Warna.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...