Senin, 26 Maret 2012

pesawatku terbang ke Jeddah

Hey, ada apa ini? Nafsu makan sy melonjak pesat sejak kedatangan kembali ke tanah air? Gazwaat... Emang sih waktu di Tanah Suci nafsu makan sy turun drastis dan sy juga merasakan ada penurunan berat badan. Hihihi... Senang.. Tapi dengan nafsu makan seperti sekarang? Oh tidaaak... Bertahanlah yanti untuk tidak terus mengunyah :p


Mau ceritaaa.... Apa yaaa.... Oh ya, tentang perjalanan kemarin itu. Saya dan rombongan terbang dengan Garuda Indonesia yang langsung mendarat ke Jeddah setelah lepas landas di Jakarta. Dan itu menjadi penerbangan terlama saya.. Kurang beberapa menit dari 9 jam melayang2 di angkasa. Penerbangan pertama? Emang dulu ga gitu? Gaaa... Dulu kan pakai emirats jadi ada transitnya di Dubai. 


Dan 9 jam perjalanan itu bikin sy bosaaaan.. Rasanya waktu lambaaaat sekali berlalu. Walaupun dalam perjalanan itu diisi dengan jalan2 di pesawat, sempat juga naik ke lantai 2 pesawat Garuda. hihihi... bercengkrama dan bernarsis2 ria dengan adek2 sepupuku. 


Dan belajar dari pengalaman terbang ke Arab Saudi terdahulu, sy menahan diri untuk makan dan minum. Ga biasa aja buang air kecil di pesawat. hihihi...


Dan humm... ini sebenarnya agak gimanaaa gitu ngeceritaannya, tapi ini penting lho sodara2... Kenapa saya menahan diri untuk sekedarnya saja makan dan minum selama di pesawat, karena duluuu.... sy kebelet BAB akibat makan dan minum mulu di pesawat. Ahahaha... Dan itu syusah sekalii... Dan keinginan buang hajat itu dulu semakin menjadi setelah mendarat di Jeddah. Dan waktu itu di Jeddah toiletnya agak susah, airnya kecil dan antriiii, terlebih waktu itu sy sudah dalam kondisi ihram dengan segala pantangannya. Kalau yang sekarang apalagi yang di ruang tunggu nyamaan sekali.


So, pengalaman adalah guru yang paling berharga... Jadinya yaa sy sewajarnya saja.. ada buah2an yang sy doyan dan banyak seratnya, sy masukin tas aja deh buat dimakan ntar. Tapi perjalanan kali ini, ga langsung ke Mekkah tapi ke Madinah. Jadinya, belum dalam kondisi ihram :)


Untuk pulangnya.. perjalanan terasa lebih singkat. Soalna sy tepar, hehehe... sengaja ga minum kopi biar bs tidur di pesawat. Bahkan sy sempat disenggol2 pramugari buat ditawarin makan krn ketiduran mulu. Biasanya sy ga bisa dengar kereta dorong pramugari langsung terjaga aja :p


Bahkan di tengah2 makan juga sempat2nya saya tidur. hihihi......


Sooo... lebih enakan mana yan? Antara transit atau langsung menuju Jeddah? Yaaa tergantung sih.. ada kurang ada lebihnya. Kalau ga transit kan lebih hemat waktu, kalau transit bisa lihat2 bandara orang, apalagi bandara Dubai yang ciamik itu ;)



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...