Jumat, 11 Mei 2012

[episode galau] menjual buku bekas?


Sebelumnya tak pernah terlintas dalam benak saya buat menjual buku-buku yang saya miliki. Tentu saja, karena buku bagi saya adalah seorang teman baik yang setia menemani saya kapan pun.  

Pikiran buat menjual buku-buku itu tiba-tiba muncul saat minggu kemarin saya beres2 di kamar, merapikan susunan buku, menyampul buku yang belum di sampul. Saya seperti disadarkan oleh satu hal.. kalau buku2 saya tidak mendapat tempat yang semestinya. Maksudnya tidak ada rak khusus buku yang membuat buku saya 'tidur' dengan nyaman. (agak lebay ini)
Buku-buku yang saya miliki tersebar di atas lemari, di bekas lemari TV yang kemudian di sana berjejal dengan buku, di atas meja tempat saya biasa menulis sewaktu ngekost dulu. Belum lagi di luar kamar, 2 rak terbawah di lemari yang ada di lantai atas penuh dengan majalan dan buku.

Huwaaa… Saya jadi kelabakan sendiri. Di mana lagi saya menaruh buku-buku saya agar tersusun dengan rapi. Beli rak buku bertingkat2 memang mungkin menjadi sebuah saran yang efektif. Tapi dengan alasan yang tak bisa saya kemukakan di depan umum membeli rak buku belum bisa saya realisasikan.

Kemudian tercetuslah ide itu. Kenapa tidak saya jual saja buku-buku saya? Bukankah uang hasil penjualan bisa saya gunakan untuk membeli buku baru dan sekarang tak sedikit orang-orang yang memburu buku bekas dengan harga murah, terlebih saya tak punya kebiasaan menamai buku, jadi buku saya masih tak bernama sebagai pengakuan saya lah pemilik buku itu. Tentu saja tidak semuanya, karena ada buku-buku yang tak ingin saya lepas ke tangan orang lain. Jangankan buat dijual, dipinjam saja saya sudah sangat pelit :p

Tapi tetap saja ada perasaan ragu, perasaan sayang melepas buku-buku yang telah menemani saya, yang memberikan cerita-cerita seru sampai hambar pada saya. Tapi bukankah saya sedari dulu sering berkata pada diri saya sendiri.. Tak semua yang kamu sayang itu harus dipertahankan!

Ah… Saya sedang galau. Hahahaha……

2 komentar:

  1. sayang kalo dijual..:p

    BalasHapus
  2. karena sayang itu jadinya galau. hehe.. kalau ga sayang yah ga bikin galau :p

    BalasHapus

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...