Rabu, 02 Mei 2012

Tobat dan pergaulan yang baik



Dalam satu minggu ini dapat tema pengajian yang beda tapi dengan cerita yang sama. Artinya ada dua pelajrang yang bisa diambil dari cerita tersebut. Cerita apa gerangan? Hemm, sepertinya cerita ini sudah sering kita dengar ya, tapi tak apa kan kalau kita merefresh ingatan kita lagi.

Cerita tentang apa? Itu loh cerita tentang seseorang yang entah siapa namanya yang membunuh 99 orang. Pada suatu hari dia bertanya pada seseorang apa dosanya yang telah membunuh 99 orang itu bisa diampuni? Yang ditanya menjawab, tidak! Dosanya tak termaafkan. Dibunuhnya lah juga orang itu hingga genap 100 orang yang telah dia habisi nyawanya.

Dan kemudian datanglah dia pada seseorang yang alim dan bertanya hal yang sama,
apakah dosanya bisa diampuni telah membunuh 100 orang? Ya bisa, jawab seorang alim tadi.

Bagaimanakah caranya? Dia bertanya lagi.

Dan si Alim itu pun menjawab, pergilah ke suatu kampung di sana, di sana penduduknya baik-baik, kau akan bisa jadi orang baik di sana dan bertobat.

Kemudian pergilah orang itu ke kampung yang dimaksud tapi di tengah perjalanan dia wafat. Dan kemudian diukurlah jarak dia dari tempat dia berasal sampai ke tempat dia ingin menuju. Ternyata lebih dekat ke tempat dia ingin menuju maka dia termasuk orang-orang yang berada dalam kebaikan, dalam keadaan bertaubat.

Intinya ceritanya begitu. CMIIW yaa… correct me if I'm wrong gitu.

Nah, dari sini ada 2 pelajaran yang bisa qta ambil.

Soalna minggu kemarin aku dapat materi tentang Tobat. Tentang betapa Maha Pengampunnya Allah. Tak boleh lah kita berputus asa dari RahmatNya. So, seberapa besar pun dosa kita, jangan lah menyangka, jangan berpikiran kalau Allah Tak Kan mengampuni. Allah Maha Pengampun kok. Camkan itu. Cerita ini buktinya. Udah ngebunuh 100 orang tapi masih diampuni olehNya kan asal benar2 bertaubat.

Pelajaran kedua kali ini materinya tentang betapa pentingnya pergaulan, lingkungan or teman-teman yang melingkupi kita terhadap diri kita. Pengaruh banget gitu loh. Salah satunya ya dari cerita itu, ketika seseorang pengin bertobat maka dia harus berindah, hijrah ke lingkungan yang lebih baik. Agar prosesnya menjadi baik juga dimudahkan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...