Selasa, 08 Maret 2016

Keo & Noaki 5

                Setelah empat seri Go, Keo! No, Noaki! terbit, mulai buku kelima serial Keo & Noaki tidak lagi diterbitkan oleh penerbit sebelumnya. Namanya pun berubah menjadi Keo & Noaki 5, tanpa ‘Go’ dan ‘No’ lagi pada judulnya. Tapi, tetap merupakan sambungan dari cerita-cerita di empat seri sebelumnya.
Keo & Noaki 5
                Cerita Keo & Noaki memasuki cerita pra remaja. Dalam buku I Will Survive yang baru saya baca, rentang waktu yang dilalui seorang remaja terbagi dalam tiga tahap, yaitu : Masa remaja awal (10-12 tahun), masa remaja tengah (13-15 tahun), dan masa remaja akhir (16-19 tahun).  Keo dan tujuh sahabatnya memasuki rentang masa remaja awal menuju masa remaja tengah. Tentu saja ada banyak perubahan dalam kehidupan mereka, termasuk saat hormon pertumbuhan mulai berubah.

                Adalah sesuatu yang disebut Keo sebagai SPARK. SPARK yang menyusup pelan-pelan ke hati Keo. SPARK yang membuat hidup Keo menjadi sulit, dan kehadiran SPARK dipicu oleh sikap dan sifat Noaki. SPARK bisa membuat tingkah Keo berubah seketika. SPARK bisa membuat hati Keo ceria dengan warna warni kembang api tapi sekejap bisa membuat bom di hati Keo.

                Permasalahan Keo dan Mami juga menjadi bagian cerita ini. Rasa penasaran Keo terhadap papinya membuat ia mendesak Mami agar mau membawa cerita tentang Papi dalam kehidupan mereka. Keo beralasan kalau ia dan juga kakaknya, Kak Rumi, sudah siap mendengar segala hal tentang Papi yang selama ini tak mereka ketahui kecuali hanya sekadar nama di akte kelahiran mereka.

                Nata, sepupu jauh dari Noaki, muncul di tengah Keo dan sahabat-sahabatnya. Nata yang disebut Pangeran Bambu oleh Keo. Nata yang membuat SPARK bereaksi. Nata yang begitu mudah menyatu bersama sahabat-sahabat Keo, sementara Keo dulu berusaha keras agar diterima oleh mereka. Nata yang bisa dengan mudah bercanda dengan Noaki, sementara candaan Keo malah tidak dianggap bercanda oleh Noaki. Hal yang membuat Keo geram, juga kecewa.

***
Apa yang menjadi keunggulan serial Keo&Noaki sampai saya sebegitu sukanya sama serial ini? Banyaak. Kepiawaian Mbak Ary Nilandari dalam menulis cerita memang layak diacungi jempol. Tapiii... Satu hal yang saya suka dari serial ini adalah persahabatan Keo, Noaki, Ajeng, Lady, Seb, Toby, Wamena dan Timika. Mereka ituuu..... So Sweet. Saya suka sekali bagaimana Toby begitu ‘menjaga’ Noa. Bagaimana Seb menggoda tapi juga begitu memaklumi Keo. Bagaimana Wamena menjelaskan pada Keo tentang emisi malam, seperti seorang kakak pada adiknya tapi juga seperti sahabat. Momen-momen di Keo & Noaki 5 yang membuat hati saya menghangat. Bikin baper iih....

Tingkat kesukaan saya terhadap sebuah karya fiksi berbanding lurus dengan tingkat kebaperan saat membacanya

Keo & Noaki seri kelima adalah serial pra remaja, karena itulah bahasan tentang tanda-tanda perubahan anak-anak ke remaja juga dibahas dalam buku ini. Memikirkan lawan jenis sampai ke tentang emulsi malam yang menjadi tanda baligh buat anak laki-laki. Tapi semuanya dibahas masih dalam koridor yang sopan. Membaca buku ini, seperti yang Mami Veve lakukan, bisa menjadi bahan diskusi antara orang tua dan anak.

Saya berharap ke depannya, cerita Keo dan Noaki, tetap bikin baper. Biarlah mereka saling suka, tapi jangan sampai pacaran. Perasaan tak perlu dikemukakan dan diutarakan, dipendam diam-diam saja karena itu bikin baper. Hahaha... Semoga Keo dan Noaki bisa menjadi percontohan buat anak-anak pra remaja bagaimana mengelola dan menyikapi perasaan tanpa harus membina sebuah hubungan khusus.

Jika dalam dunia blogging sekarang ramai diperbincangkan tentang infografis yang cetar membahana, maka dalam buku ini saya suka sekali dengan storygrafis yang tersaji. Membaca storygrafis itu seperti membaca banyak sekali kejadian tapi disuguhkan dalam bentuk ringkas. Membuat cerita menjadi semarak tanpa harus menceritakan dengan detail kejadian demi kejadian.
Ini bener ga sih namanya storygrafis?
Ya sudah, namakan saja begitu :p
Terakhir, buat penulisnya, Bunda Ary Nilandari saya ingin meminta maaf. Walau seri ganjil kali ini lebih saya sukai dari seri ganjil sebelumnya, tapi tetap tidak mengalahkan kecintaan saya pada seri genap. Hihihi... Karena ituuu.... Ditunggu seri keenam Keo & Noaki :D


Judul                   : Keo & Noaki 5 (Panggil Dia SPARK!)
Penulis                : Ary Nilandari
Penyunting          : Zulfa Ruhama
Ilustrator             : Dyotami Febriani
Penerbit              : DNA Creative House

Tahun Terbit        : 2016

10 komentar:

  1. kalo dulu mungkin setara 5 sekawan yah ?

    BalasHapus
  2. Cerita anak banyak yang asyik juga untuk dobaca orang dewasa
    Terima kasih resensinya
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
  3. Mba Yanti, sepertinya mba memang pecinta fiksi untuk anak ya mba, banyak ulasan tentang buku2 untuk anak dan remaja,, makin ngefaanns

    BalasHapus
  4. aku kalo cerita berseri kdg sebel. nunggu bersambungnya itu lho

    namanya kaya japanese

    BalasHapus
  5. aku kalo cerita berseri kdg sebel. nunggu bersambungnya itu lho

    namanya kaya japanese

    BalasHapus
  6. betul..betul sudah punya sense ya mbak dalam tulis menulis

    BalasHapus
  7. iya sama komentarku kayak yang di atas, kalau baca resensinya, buku ini kayak lima sekawan dengan tampilan grafis

    BalasHapus
  8. Serial Keo & Noaki memang sudah sangat melekat di hati pembacanya.
    jadi walau diterbitkan secara indie, tetap ditunggu kehadirannya.


    O iya, kemarin ada wawancara saya dengan Mbak Ary Nilandari. Yang ingin mampir, silakan ke Rumah Jamur Kurcaci.
    Mbak Ary juga sempat cerita ke saya, kalau Reseller buku Keo & Noaki baru ada di wilayah Jawa saja.
    Jadi yang berminat jadi Reseller luar jawa, bisa menghubungi Mbak Ary.

    BalasHapus
  9. Persis banget kyk lima sekawan inii

    BalasHapus

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...