Sabtu, 19 Maret 2016

Untuk Penulis Cerita Anak

Kemarin malam saya menyelesaikan dua cerpen. Satu cerpen yang baru ditulis, sedangkan satu lagi cerpen lama yang diedit atau mau dipoles cantik. Ketika membaca keduanya, saya merasa cerpennya garing. 

Heuu... Teringat lagi pesan dari Guru Menulis saya, Mbak Nurhayati Pujiastuti,  tentang ide yang unik di tulisan. Hal yang membuat saya berpikir ulang, apakah tulisan yang baru saya selesaikan itu harus dikirimkan atau tidak. Karena saya merasa idenya tidak unik. Hiks.



Di saat semangat sedang meredup. Kegalauan tentang betapa garingnya tulisan yang meruntuhkan semangat.. Eh.. Malah ketemu dengan status Tere Liye yang sungguh sangat memotivasi dan bikin semangat lagi.
Senjata menulis 
Sebuah status yang sangat mengapresiasi para penulis cerita anak.
Bukan merasa hebat sih, tapi apresiasi ini setidaknya membuat lebih bersemangat untuk menaklukkan segala hambatan dan tantangan menulis. Agar bisa memberikan cerita yang baik untuk anak-anak.

Selain itu, saya juga masih sangat menyukai beragam cerita anak. Walaupun ditujukan untuk anak-anak, tapi inspirasi dan pelajarannya tetap mengena untuk mantan anak-anak ini. Jadiiii, semangat selalu para penulis cerita anak. Berikut status Tere Liye tersebut :

*Penulis-Penulis Hebat
Banyak sekali penulis-penulis hebat di sekitar kita.
Saya, hingga hari ini, bahkan masih suka membaca majalah Bobo. Membaca cerita-cerita di dalamnya. Satu atau dua halaman saja panjang cerita-cerita itu, tapi tetap terpukau, amboi, betapa baiknya tulisan ini. Tidak perlu bumbu2 hebat nyastra, ewow, dan sebagainya, saya ingat sekali, saat saya masih usia SD, sangat menyukainya. Dan hari ini, tetap menyukainya. Sungguh, para penulis cerita anak di majalah anak2 adalah penulis-penulis hebat. Kalian selalu spesial di hati para pembacanya.
Banyak sekali penulis-penulis hebat di sekitar kita.
Saya, juga suka membaca buku anak-anak, hingga hari ini. Buku-buku yang dipenuhi ilustrasi indah, cerita-cerita menyentuh hati. Kalimat-kalimat sederhana tapi bertenaga. Pun tambahkan novel anak-anak fantasi. Tidak muluk-muluk, tidak perlu berambisi mendapatkan penghargaan novel terbaik, buku-buku tetap indah. Saya ingat sekali, masa kecil dulu, sangat menyukai buku2 ini. Sungguh, penulis buku anak-anak adalah penulis hebat. Mereka mungkin tidak diperhatikan dalam gemerlap dunia literatur, yang kadang sibuk mengurus tulisan berkategori ewow, tapi kalian, selalu spesial di hati para penggemarnya.
Maka, berbahagialah wahai Bapak, Ibu, Abang, Kakak penulis, yang mewarnai dunia anak-anak kami. Kalian sangat penting. Kalian telah mendidik anak-anak agar tumbuh dengan pemahaman baik. Jujur, bekerja keras, berani, dan penuh imajinasi. Saya berdoa, semoga kesejahteraan dan keberkahan bersama kalian. Satu-dua di antara kalian, bahkan adalah idola kami sekeluarga. Satu-dua diantara kalian, bahkan telah menginspirasi tere liye menjadi penulis hari ini.
Terima kasih banyak.
*Tere Liye

16 komentar:

  1. Wah bagus mbak judulnya tepat sekali dan muantappp juga tulisannya.

    BalasHapus
  2. banyak penyemangat dari orang-orang hebat..untuk pencipta cernak..., karena kepentingan anak-anak sedikit terabaikan... dengan hiruk pikuk urusan orang dewasa yang rumit

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bikin terharu, Mbak Nova. Banyak penulis cerita anak yg share status Tere Liye itu :D

      Hapus
  3. MBa, membaca tulisan sendiri terkadang juga teryata membuat kita menyadari apakah tulisan itu yang trbaik atau dipoles lagi. Istilahnya membaca ulang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak. Dibaca ulang itu harus. Pasti banyak kekurangan di tulisan pertama. Terutama salah ketik :D

      Hapus
  4. Menulis cerita anak itu sulit ya mbak, maksudnya ada tantangan tersendiri gitu.
    Dan saya selalu suka dengan penulis cerita anak, salah satunya sih Kang Ali muakhir hehehee..
    Btw saya penggemar garis keras tere liye juga nih hehhee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kang Ali Muakhir guruu sayaaa... Hehehe...
      Eh toss mbak.. Sy penggemar garis keras juga. Hihihi.... Iyaa.. Menulis apapun pasti ada tantangannya. Kecil atau besar :D

      Hapus
  5. memang rumusnya bisa nulis itu harus rajin baca ya mba, ada input ada output
    sy juga masih beljar nulis di blog :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setujuuu... Harus rajin baca :D

      Hapus
  6. Yg penting dibiasakan aja nulisnyaaa... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siaaaaap, Sayang. Setoran tiap sabtu yaaa ;-)

      Hapus
    2. Siaaaaap, Sayang. Setoran tiap sabtu yaaa ;-)

      Hapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. kudu rajin rajin baca biar bisa ngeblog yang bagus ya mbk,
    susahnya diawal itu malesnya, cara mengatasinya gmn mbk?

    BalasHapus
  9. iya nih, saya juga tak paksa nulis, lama-lama terbiasa jadi enak buat nulis

    BalasHapus

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...