Sabtu, 02 April 2016

[Resensi Koran Jakarta] Meet the Sennas

Ini adalah salah satu resensi saya yang dimuat di Koran Jakarta. Dimuat pada saat hari-hari pelaksanaan Ujian Nasional dua tahun yang lalu yaitu tahun 2014. Maka, benarlah apa yang dikatakan orang-orang, salah satu pendukung agar suatu karya dimuat adalah momennya pas. Seperti resensi ini. Tentang UN dan dikirim saat UN berlangsung.

            Buku yang saya resensi adalah buku karya Orizuka. Salah satu penulis favorit saya. Rasanya lama sekali tidak membaca karya Orizuka #kode. Orizuka penulis Indonesia, loh. Bukan penulis luar negeri. Saya menyukai karya-karyanya.

            Dan sebagai penutup pengantar kali ini, cuma mau bilang Happy Reading ^_^
Meet The Sennas
Usaha Anak SMA Menaklukkan Matematika dalam Ujian Nasional
Oleh : Hairi Yanti

Metematika memang sering menjadi momok yang menakutkan buat para pelajar. Padahal, matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang diujikan di Ujian Nasional. Hal itu juga lah yang dialami oleh Daza Senna. Putri tunggal dari anak sulung keluarga Senna yang kaya raya. Dia mendapat nilai tiga dalam tiga ulangan matematika. Daza yang duduk di kelas XII dan sebentar lagi harus menjalani Ujian Nasional menyembunyikan kertas ulangan tersebut, sayangnya kertas ulangan itu justru ditemukan adiknya dan melaporkannya kepada ayahnya.

            Daza diharuskan ayahnya mengikuti les matematika setiap hari agar bisa mendongkrak nilainya menjadi lebih baik. Seorang cowok cakep yang bernama Logan yang kemudian menjadi guru les privat Daza. Daza pun bersorak senang mendapati guru les privatnya adalah seseorang yang tampan. Tapi kegembiraan Daza hanya sebentar karena guru lesnya itu sangat pemarah dan sering mendelik kasar ke arahnya. Omelan dan cibiran kerap diterima Daza.

            Logan memang seperti monster bagi Daza, tapi entah kenapa Daza justru sangat tertarik dan jatuh cinta pada guru lesnya itu. Bahkan perasaan yang sama yang dirasakannya kepada Logan tidak dapat dia berikan kepada Dalas, cowok imut jago basket di sekolahnya yang terang-terangan menyukai Daza.

            Selain menghadapi guru les privat yang kasar dan pemarah, Daza juga stress menghadapi keluarganya yang dinilainya abnormal. Misal, neneknya yang membawa dia ke salon kemudian mempermak rambut Daza hingga membuat penampilannya menjadi aneh. Atau tantenya yang hamil dan telah bercerai dengan suaminya yang jatuh cinta dengan dokter kandungannya. Keanehan-keanehan keluarga Daza itu membuat Daza merasa hidupnya sangat sulit terlebih dia selalu dihalangi untuk berhubungan dengan lelaki mana pun.

            Minggu-minggu menjelang ujian nasional adalah hari-hari yang berat buat Daza. Selain dia harus menghadapi les dengan guru yang pemarah, Daza juga harus menahan perasaannya yang ternyata bertepuk sebelah tangan. Logan, guru lesnya itu terang-terangan menolak Daza saat mengetahui perasaan Daza lewat buku harian Daza yang terbaca olehnya. “Gue enggak bakal tertarik sama cewek kayak lo,” tegas Logan kepada Daza (Halaman 117)

Tapi satu hal yang membuat Daza heran adalah setelah berminggu-minggu les matematika dan dipaksa untuk mengerjakan soal matematika terus menerus oleh Logan, matematika yang tadinya begitu sulit dan rumit bagi Daza kini malah terlihat begitu mudah. Daza pun merasa heran dan bergumam. “Aneh. Semua soal ini terasa sangat familier bagiku. Dan tangan ini, tangan yang selama ini cuma kugunakan untuk membolak-balik majalah ini, serasa tak mau berhenti menulis. Selain itu, aku mengerjakan semua soalnya dengan bersemangat.” (Halaman 135) Tanpa ada tugas dari Logan pun, Daza selalu mengerjakan soal-soal matematika di buku latihan. Bahkan, Daza mencari soal-soal latihan di buku-buku lainnya.

Saat malam ujian nasional dengan mata pelajaran matematika Daza justru ketiduran dan tidak belajar sama sekali. Hal yang membuat Daza panas dingin karena merasa kurangnya persiapan dengan tidak belajar sama sekali di malam harinya. Di luar dugaan Daza, dia malah tertawa-tawa menghadapi soal matematika yang tersaji di depannya. Soal yang menurut Daza begitu mudah dan sudah sering dia kerjakan di soal-soal latihan. Daza pun yakin dia bisa mendapat nilai sempurna.

Meet the Sennas adalah novel remaja yang mengangkat tema kekinian dengan gaya bercerita yang kocak dan sangat meremaja. Ada beberapa konflik yang diangkat dalam novel ini yang sering dialami para remaja seperti tidak puas dengan segala aturan dalam keluarga, memiliki perasaan yang bertepuk sebelah tangan, konflik dengan sahabat, dan merasa ujian nasional terutama mata pelajaran matematika sangat menakutkan. Padahal matematika bisa menjadi mudah jika para pelajar mau berusaha untuk memahaminya dengan belajar dan berlatih dengan latihan-latihan soal yang ada. Seperti apa yang disampaikan Logan kepada Daza. “Lo sebenarnya bisa ngerjain soal, tapi lo udah menyerah sebelum mencoba!” (Halaman 63)

***

Data Buku
Judul                                 :  Meet The Sennas
Penulis                              :  Orizuka
Penyunting                        :  Dellafirayama
Penerbit                            :  Noura Books
Tebal Buku                       :  364 Halaman
Tahun Terbit                     :  Cetakan I, Januari 2014
Harga                                : Rp. 63.000,-
ISBN                                :  9786027816664


***

8 komentar:

  1. alhamdulillah, selamat yantiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini 2 tahun yang laluuu, Mbak :D

      Hapus
  2. menarik banget premis bukunya, dan penyuntingnya adalah Della yang saya juga suka banget tulisannya. Huehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, saya belum baca karya mb Della nih, Mas. Mau cari tahu ah :-)

      Hapus
  3. satu tips lagi dari mbak Yanti..., kirm karya saat momennya pas...
    hi..hi...sama kayak nulis blog, supaya trafik naik
    thanks ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betuuuul, Mbak Monda. Ya sama kurleb aja koran atau blog. Yang ngehits itu yang lebih diminati :D

      Hapus
  4. Kangen kirim resensi ke Koran Jakarta. Dulu honornya lumayan hehe

    BalasHapus
  5. Salam kenal, Mak. Pas lagi kunjungan balasan blogwalking di sini eh nemu postingan ini. Orizuka itu adik kandung saya lho hehehe....Makasih ya sudah berkenan meresensi novel adik saya :) Ngomong2 sudah punya novel terbarunya belum yang Apapun Selain Hujan dan Audy seri terbaru :)

    BalasHapus

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...