Suatu hari saya dan sepupu-sepupu duduk di
sebuah cafe. Cafe yang bertempat di sebuah rumah yang sudah lumayan tua,
kemudian disulap menjadi tempat yang nyaman. Saya memandang sekeliling rumah
yang berubah jadi cafe itu dan berdecak kagum pada interiornya. Tetap
mengedepankan kenyamanan, dengan tidak meninggalkan unsur klasik sebagai
'nyawa' rumah tersebut.
"Menyulap jadi begini butuh dana 150
juta, Kak," ujar sepupu saya menanggapi kekaguman saya.
Saya pun kaget mendengarnya. "Semahal
itu?"
Sepupu saya mengangguk. "Desain interior
dan interiornya kan emang menguras dana banget." Saya yang terkagum-kagum
kemudian menjadi tersadar oleh kenyataan. Saat itu pembangunan
rumah saya sedang berlangsung dan saya kemudian berpikir. Berapa yang harus
saya siapkan buat mengisi rumah?




