Rabu, 02 Juni 2021

Mencari Menu Favorit di Solaria

 

Sekian lama tidak makan di Solaria, akhirnya mencoba menu-menu yang ada di Solaria lagi. Aku tuh mudah sekali terpengaruh atau ngiler kalau orang sudah ngobrolin soal makanan. Sama hal dengan Solaria ini, waktu video call sama kakak dan dia bilang pengin makan di Solaria, eh, jadi kepingin juga. Trus lihat yutubnya Nex Carlos yang makan di Solaira tambah lah menjadi-jadi keinginan menyantap makanan di Solaria.

Padahal nih, entah berapa lama aku tak ke Solaria. Setahun lebih sih pasti karena selama pandemi tidak ada ke Solaria. Solaria juga jaraaang sekali menjadi pilihanku kalau makan di kawasan mall. Lebih milih Pepper Lunch.

Kamis, 22 April 2021

5 Tema Menarik di Tiktok

 

Halo dari anak Tiktok angkatan Corona. Hehehehe...



Sebenarnya saya mengunduh Tiktok sudah sejak sebelum Corona menyapa negeri ini. Tapi ya gitu deh, cuma unduh kemudian daftar dan lupa. Jarang sekali dibuka. Baru sering dibuka semenjak Coronces menyerang negeri ini dan himbauan di rumah aja bergaung di mana-mana. Padahal sebelum pandemi juga saya banyakan di rumah sih.

Makin ke sini, tiktok memang menjadi media sosial favorit saya. Mungkin kalau disuruh milih buka satu aja antara tiktok, intagram, FB, Twitter, atau WA. Saya pilih tiktok.

Seru aja sih. Kalau di FB atau IG atau Twitter kan biasanya yang kita follow baru muncul di beranda kita. Kalau di tiktok tidak perlu follow dia bisa muncul sendiri di FYP. Tiktok juga pintar baca algoritma kita. Misal nih kita tertarik di satu tema, jadi yang muncul kebanyakan tema itu. Kalau ada tema yang enggak kita suka, tinggal klik agak lamaan di postingannya dan klik tidak tertarik. Tiktok pun bekerja nantinya tidak akan menyuguhkan tema tersebut ke FYP kita.

Kamis, 08 April 2021

Mengenal Sisesa : Brand dengan Jilbab Harga Sejutaan

 

Si.Se.Sa

Kapan hari di tiktok, saya lihat ada orang-orang yang ngebahas tentang brand Sisesa (Tulisannya : Si.Se.Sa.). Membaca komentar-komentar di tiktok, membuat saya jadi pengin cerita tentang brand kepunyaan dalam negeri yang satu ini. Apalagi ini menjelang lebaran, ya kali aja bisa jadi bahan pertimbangan bunda-bunda buat milih pakaian buat lebaran.

Baju baru Alhamdulillah... Sepatu baru Alhamdulillah... Tak ada pun tak apa-apa. Masih banyak baju yang lama.

Si.Se.Sa sendiri sudah berdiri sejak tahun 2013. Sesuai tagline-nya Indonesia’s Leading Syar'i maka brand ini memang mengusung pakaian-pakaian syar'i. Gamis atau pakaian terusan dan khimar atau jilbab yang panjang (syar’i). Namun, selain gamis dan jilbab, Sisesa juga memproduksi beberapa produk lainnya seperti tas, bros, prayer set atau mukena, masker, hingga kaos kaki.

Rabu, 07 April 2021

Menyiapkan Bahan dan Bumbu Dapur Menjelang Ramadhan


Menjelang bulan Ramadhan menyiapkan bahan dapur dan bumbu dapur biasa dilakukan oleh ibu-ibu. Ada yang menyebut kalau food prep atau pun meal prep atau menyiapkan bumbu-bumbu serta bahan menjelang Ramadhan semata bukan karena ingin memuaskan nafsu perut, tapi lebih supaya bulan Ramadhan waktu tidak habis di dapur. Jadi, lebih banyak buat ibadah. Aamiin. Apalagi pas sahur kan kita mau yang praktis saja.


Saya sendiri sejak bulan Rajab berniat menyiapkan beberapa bumbu atau bahan dapur lain sebagai persiapan Ramadhan. Tapi beberapa minggu yang lalu sempat berpikir, enggak usah neko-neko. Biarkan aja berjalan seperti biasa.

 

Minggu, 28 Maret 2021

Belajar dari Chae Song Ah : Berani Mulai, Berani Usai

  

Sumber foto : Instagram sbsdrama.official

Sewaktu kuliah saya membaca sebuah buku yang bercerita tentang pengalaman penulisnya. Sang penulis merasa salah jurusan setelah dua tahun masa kuliah ia lalui. Yang ia lakukan adalah berhenti dari kuliahnya saat itu, kemudian menjadi mahasiswa baru lagi. Ia bilang, lebih baik ia membuang dua tahun masa kuliahnya untuk kehidupan yang akan dijalani bertahun-tahun kemudian. Daripada bertahan dan memaksakan sesuatu yang tak ia kehendaki.

Membaca hal itu membuat saya terusik juga. Rasanya ingin melakukan hal yang sama karena merasa salah jurusan juga. Apalagi persis yang dialami sang penulis, saya pun saat itu tengah berada di tahun kedua masa perkuliahan. Namun, saya tak cukup nyali untuk berhenti. Tak cukup keberanian juga untuk meminta izin ke orang tua. Pikiran saya saat itu, saya telah melewati separuh masa perkuliahan dengan biaya yang dikeluarkan orangtua juga tak murah. Akhirnya… ya dijalani saja pilihan salah jurusan itu hingga lulus.

Ingatan akan kenangan saat masa galau di pertengahan masa kuliah itu hadir saat saya menyaksikan kisah Chae Song Ah dalam drama Korea Do You Like Brahms? Yang saya tonton di aplikasi Viu.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...