Senin, 18 Juni 2018

Menikmati Makanan ala Korea di Mujigae


Sebagai seseorang yang lumayan suka nonton drama Korea dan suka makan juga, tentulah ada keinginan buat makan aneka makanan Korea yang saya saksikan di drakor itu. Tapi, saya bukan tipe orang yang ngejar banget kudu makan karena menyadari kalau lidah saya ini Banjar sekali. Jadi, belum tentu juga makanan Korea itu cocok sama lidah saya. 

Ketika menonton drakor, paling saya sama-samakan aja. Misal saat mereka menyantap mie hitam yang nampak lezat, pikir saya "Ah, paling sama aja dengan indomie dikecapin." Saat Kim Bok Joo menyantap sate apa gitu di tepi jalan, saya mikir "Paling juga kayak kita makan sosis goreng atau pentol goreng yang ditusuk-tusuk." Tapi ada satu makanan yang pengiiiin banget saya coba, yaitu daging panggang. Aneka daging yang dimasak di atas kompor dan panggangan itu. Kok sepertinya seru ya? Sempat terpikir juga beli kompor dan panggangannya itu biar bisa bakar-bakar ala drakor. Tapi enggak jadi juga sih belinya.. Hahaha... 

Kamis, 07 Juni 2018

Berburu Takjil di Pasar Bendungan Hillir / Benhil


Lain padang lain belalang
Lain lubuk lain ikannya

Tulisan kali ini dimulai dengan peribahasa yang mana artinya dah pada hafal dong ya. Ini masuk peribahasa awam yang udah kita dengar sering sekali semenjak di bangku sekolah dasar yang sederhananya artinya itu kalau setiap daerah itu punya ciri khas, kebiasaan, atau budaya masing-masing. Beda satu daerah dengan daerah yang lain tentunya bisa banget. Termasuk saat Ramadhan dan urusan kulinernya. 

Tidak perlu jauh-jauh ngebandingin kita Indonesia dengan Timur Tengah, provinsi tetangga aja bisa beda. Waktu pindah ke Kalimantan Timur, saya aja ngerasain banget perbedaannya. Kalau di Barabai, kota kelahiran saya itu dominan dijual wadai-wadai atau kue-kue khas Banjar, maka saat di Kaltim, kue khas Bugis juga termasuk kuliner yang banyak dijual saat Ramadhan. 
Kue Lam Basah khas Barabai

Jumat, 01 Juni 2018

Memilih Baju Gamis Wanita yang Sesuai dengan Bentuk Tubuh



Gamis merupakan salah satu koleksi fashion bagi para wanita Muslimah. Produk pakaian yang satu ini memang dikenal sejak lama, dulunya adalah model pakaian yang banyak dipakai oleh para wanita Timur Tengah. Tapi sekarang gamis sudah lazim digunakan di mana pun. Termasuk di Indonesia. Modelnya pun beragam, bahan yang digunakan juga. Baju gamis wanita modern saat ini tak hanya polosan, melainkan mengaplikasikan berbagai macam hiasan pada permukaannya. Ada yang mengkombinasikan dengan kain batik, brokat, manik-manik, atau kain polos yang dijadikan hiasan.

Saya pribadi mulai rutin menggunakan gamis setelah menikah. Karena merasa nyaman dengan gamis, maka kemudian gamis lah pakaian yang sering saya beli. Untuk pakaian jalan… Kalau rumahan sih tetap daster juaranya. Hahaha…

Rabu, 23 Mei 2018

Nonton Piala Thomas Uber dan Ramadan Ekstra Tokopedia


           
Perhelatan Piala Uber dan Thomas sudah bergulir sejak 20 Mei 2018 kemarin. Event dua tahunan yang memperebutkan piala beregu untuk putra dan putri bulutangkis ini emang menarik minat para Badminton Lovers, termasuk saya. Jika sudah ada turnamen penting ini rasanya malas keluar rumah. Maunya di rumah saja.

              Walaupun begitu, saya tipikal pembosan yang kadang bosan aja gitu kalau nonton bulutangkis doang. Biasanya sambil nonton, ada aja yang saya kerjakan. Ala-ala multitasking gitu deh. Namun, ada juga sih yang saya fokus nontonnya karena tegang sekali seperti saat kemarin malam di mana Indonesia melawan Thailand di babak penyisihan grup.

Waktu pertandingan Ihsan Maulana Mustafa itu guguuuup sekali. Apalagi Thailand kan tuan rumah, jadi makin-makinlah tertekan dengan sorakan tuan rumah. Alhamdulillah, Ihsan bisa menang dan Indonesia berhasil lolos ke perempat final. Yay.

Senin, 21 Mei 2018

Jalan Panjang Membuat Bawang Goreng Renyah dan Kriuk


"Tidak ada yang benar dan salah dalam memasak. Yang ada hanya perbedaan kita mempelajarinya."

Begitulah seorang chef dalam sebuah drama Korea berkata. Ia mengatakan hal tersebut saat seorang koleganya memasakkan sesuatu buatnya, dan kemudian bertanya "Apa cara memasakku salah?"

Kutipan itu bagi saya betul adanya. Dalam memasak satu menu, yang satu dengan yang lain bisa jadi punya cara yang berbeda. Dan saya setuju, tidak ada yang salah atau benar hanya perbedaan sumber belajar. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...