Senin, 31 Oktober 2022

Pengalaman Pertama Makan di Ta Wan

 

Pengalaman Pertama Makan di Ta Wan

Tawan Restaurant adalah resto di mall yang dahulu selalu aku lewatin karena belum bersertifikasi halal. Jadi, Ta Wan tidak masuk list dalam daftar kuliner yang akan kumasuki kalau lagi ngemall. Namun, beberapa waktu yang lalu aku dapat kabar kalau Ta Wan sudah resmi mengantongi sertifikat halal. Langsung deh pengin ke sana. Walaupun ternyata perlu waktu beberapa lama buat ke sananya. Akhirnya Minggu di akhir Oktober ini, saya dan suami memasuki Ta Wan juga.

Kami datang sekitaran jam 10 pagi ke mall Pentacity Balikpapan. Langsung deh menuju Ta Wan karena belum sarapan. Di sekitaran Ta Wan ada Solaria, Golden Lamian dan Pepper Lunch. Semuanya juga sudah bersertifikasi halal. Jadi, suami menawarkan kembali? Mau makan apa di antara semuanya? Saya agak ragu sih. Maklum lagi lapar semua mau. Jadi terbayang nasi goreng teri Medan favorit di Solaria, spaghetti aglio olio di Pepper Lunch juga Hongkong xtra spicy chicken di Golden Lamian.

Kamis, 29 September 2022

Mengisi dan Poles Rumah. Habis Berapa Rupiah?

 


Suatu hari saya dan sepupu-sepupu duduk di sebuah cafe. Cafe yang bertempat di sebuah rumah yang sudah lumayan tua, kemudian disulap menjadi tempat yang nyaman. Saya memandang sekeliling rumah yang berubah jadi cafe itu dan berdecak kagum pada interiornya. Tetap mengedepankan kenyamanan, dengan tidak meninggalkan unsur klasik sebagai 'nyawa' rumah tersebut.

"Menyulap jadi begini butuh dana 150 juta, Kak," ujar sepupu saya menanggapi kekaguman saya.

Saya pun kaget mendengarnya. "Semahal itu?"

Sepupu saya mengangguk. "Desain interior dan interiornya kan emang menguras dana banget." Saya yang terkagum-kagum kemudian menjadi tersadar oleh kenyataan. Saat itu pembangunan rumah saya sedang berlangsung dan saya kemudian berpikir. Berapa yang harus saya siapkan buat mengisi rumah?

 

Senin, 22 Agustus 2022

Berapa Biaya Listrik Satu Bulan?

 


Hal yang bikin saya penasaran ketika pindah ke rumah baru adalah berapa biaya listrik sebulannya. Dulu pas masih tinggal di Handil Muara Jawa, kontrakan kami sudah termasuk dengan listrik. Jadi pengeluaran listrik tiap bulan 0 rupiah.

Saat pindah ke Balikpapan, saya kaget juga karena listrik sekitaran 400 ribuan sebulan. Malahan bisa lebih kalau AC lama tidak di-service. Jadi, di kost itu pakai AC yang dalam 3 bulan itu kudu di-service. Kalau enggak ya enggak dingin. Tapi biasanya karena agak malas minta tukang AC datang. Jadi deh AC nyala di suhu minimum trus dibantu kipas angin pulak. Dalam situasi ini, listrik jadi lebih deh dari 400 ribu sebulan.

 

Bagaimana dengan rumah yang baru kami tempati ini? Berapa Biaya Listrik Sebulan?

Selasa, 09 Agustus 2022

Berapa Harga Rumah di Balikpapan?

Harga Rumah di Balikpapan


Orang bilang nilai properti setiap tahunnya terus merangkak naik. Sesuatu yang wajar karena penduduk bumi kian tahun terus bertambah dan luasan bumi segitu-gitu aja. Harga property yang mahal ini menjadi tantangan tersendiri buat generasi sekarang untuk mendapatkan rumah baru. Saya juga sangat setuju sekali. Perjuangan memiliki rumah itu tantangannya wow sekali. Apalagi kalau menginginkan prosesnya tidak terkait sama riba. 

Kami pun begitu. Mencoba menabung dulu dengan tujuan bisa beli secara cash. Tapi enggak terkejar. Sementara Balikpapan menjadi kota penopang IKN atau Ibu Kota Negara. Yang kata orang bakal banyak pendatang masuk ke kota Balikpapan dan akan membuat harga properti semakin melejit. 

 

Jadi, berapa harga rumah di Balikpapan?

Rabu, 03 Agustus 2022

Tasyakuran / Selamatan Rumah Baru

 

Jauh-jauh hari saya sudah sangat kepikiran dengan hal ini. Bagaimana nanti, bagaimana nanti. Sempat tanya ke beberapa teman juga tentang selamatan atau tasyakuran rumah baru. Googling juga tentang hal ini. Sebenarnya di keluarga besar saya, selamatan rumah ini bukan hal yang baru. Saya sering mendatangi, atau malah saat orangtua saya sendiri pindah rumah, saya juga terlibat di dalamnya. Tapi untuk melaksanakannya sendiri dan di Balikpapan, ini hal yang sangat baru buat saya.

Keluarga saya memang agak rempong soal ini. Eh, enggak. Maksudnya punya standar tertentu tentang selamatan rumah. Mama dari awal menekankan rumah baru diselamatin, dishalat hajatin. Karena masuk ke lingkungan baru jadi saya tidak punya bayangan bagaimananya. Beda hal dengan di kampung halaman saya, yang sudah khatam urusan beginian karena baik di keluarga inti atau pun keluarga besar sudah sangat sering mengadakannya.

 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...