Kamis, 08 April 2021

Mengenal Sisesa : Brand dengan Jilbab Harga Sejutaan

 

Si.Se.Sa

Kapan hari di tiktok, saya lihat ada orang-orang yang ngebahas tentang brand Sisesa (Tulisannya : Si.Se.Sa.). Membaca komentar-komentar di tiktok, membuat saya jadi pengin cerita tentang brand kepunyaan dalam negeri yang satu ini. Apalagi ini menjelang lebaran, ya kali aja bisa jadi bahan pertimbangan bunda-bunda buat milih pakaian buat lebaran.

Baju baru Alhamdulillah... Sepatu baru Alhamdulillah... Tak ada pun tak apa-apa. Masih banyak baju yang lama.

Si.Se.Sa sendiri sudah berdiri sejak tahun 2013. Sesuai tagline-nya Indonesia’s Leading Syar'i maka brand ini memang mengusung pakaian-pakaian syar'i. Gamis atau pakaian terusan dan khimar atau jilbab yang panjang (syar’i). Namun, selain gamis dan jilbab, Sisesa juga memproduksi beberapa produk lainnya seperti tas, bros, prayer set atau mukena, masker, hingga kaos kaki.

Rabu, 07 April 2021

Menyiapkan Bahan dan Bumbu Dapur Menjelang Ramadhan


Menjelang bulan Ramadhan menyiapkan bahan dapur dan bumbu dapur biasa dilakukan oleh ibu-ibu. Ada yang menyebut kalau food prep atau pun meal prep atau menyiapkan bumbu-bumbu serta bahan menjelang Ramadhan semata bukan karena ingin memuaskan nafsu perut, tapi lebih supaya bulan Ramadhan waktu tidak habis di dapur. Jadi, lebih banyak buat ibadah. Aamiin. Apalagi pas sahur kan kita mau yang praktis saja.


Saya sendiri sejak bulan Rajab berniat menyiapkan beberapa bumbu atau bahan dapur lain sebagai persiapan Ramadhan. Tapi beberapa minggu yang lalu sempat berpikir, enggak usah neko-neko. Biarkan aja berjalan seperti biasa.

 

Minggu, 28 Maret 2021

Belajar dari Chae Song Ah : Berani Mulai, Berani Usai

  

Sumber foto : Instagram sbsdrama.official

Sewaktu kuliah saya membaca sebuah buku yang bercerita tentang pengalaman penulisnya. Sang penulis merasa salah jurusan setelah dua tahun masa kuliah ia lalui. Yang ia lakukan adalah berhenti dari kuliahnya saat itu, kemudian menjadi mahasiswa baru lagi. Ia bilang, lebih baik ia membuang dua tahun masa kuliahnya untuk kehidupan yang akan dijalani bertahun-tahun kemudian. Daripada bertahan dan memaksakan sesuatu yang tak ia kehendaki.

Membaca hal itu membuat saya terusik juga. Rasanya ingin melakukan hal yang sama karena merasa salah jurusan juga. Apalagi persis yang dialami sang penulis, saya pun saat itu tengah berada di tahun kedua masa perkuliahan. Namun, saya tak cukup nyali untuk berhenti. Tak cukup keberanian juga untuk meminta izin ke orang tua. Pikiran saya saat itu, saya telah melewati separuh masa perkuliahan dengan biaya yang dikeluarkan orangtua juga tak murah. Akhirnya… ya dijalani saja pilihan salah jurusan itu hingga lulus.

Ingatan akan kenangan saat masa galau di pertengahan masa kuliah itu hadir saat saya menyaksikan kisah Chae Song Ah dalam drama Korea Do You Like Brahms? Yang saya tonton di aplikasi Viu.

Rabu, 10 Maret 2021

Mewujudkan Program Langit Biru dengan BBM Ramah Lingkungan


“SPBU Handil enggak jual premium lagi,” ujar suami pada suatu ketika, bertahun-tahun yang lalu. Kemudian sejak itu, dengan ‘keterpaksaan’ kami pun mengganti penggunaan bahan bakar dari Premium ke Pertalite.

“SPBU yang biasa sudah tidak menjual pertalite lagi. Ke SPBU lain atau kita ganti ke Pertamax saja?” Beberapa bulan yang lalu, suami juga mengabarkan hal tersebut pada saya. SPBU yang biasa kami datangi untuk mengisi bahan bakar tidak menjual pertalite lagi.

Rabu, 17 Februari 2021

Transit

 

            

Garuda Indonesia

  Penerbangan transit tak pernah masuk dalam kamus saya ketika memilih penerbangan dari Banjarmasin ke Balikpapan atau sebaliknya. Yah, namanya juga masih satu pulau di pulau Kalimantan. Kalau bisa langsung kenapa harus transit? Tapi, ternyata saya merasakan juga pengalaman tersebut. Terbang dari Banjarmasin menuju Balikpapan tapi mampir di Jakarta dulu. Buat yang tujuannya ke Pontianak, pengalaman ini mungkin biasa. Tapi, buat saya ini sesuatu yang baru.

              Beberapa waktu yang lalu, saya memang mudik ke kampung halaman saya Barabai. Pasca banjir besar yang melanda Barabai tanggal 14 Januari 2021, rasanya ada yang mengganjal kalau saya belum pulang menjenguk kedua orangtua saya. Setelah dua pekan di Kalimantan Selatan, saya pun memutuskan untuk kembali ke Balikpapan.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...