Aku menatap gadis cantik di sampingku tanpa berkedip. Sadar karena aku memperhatikan, dia mendongak dan tersenyum ramah padaku. Senyum yang terukir di wajahnya membuat kecantikannya semakin sempurna di mataku. Hidung mancung, mata yang menawan dengan bulu mata lentiknya, wajah putih bersih dengan gurat khas arabia kudapati di wajahnya.
"Where are you come from?" Tante yang sebelum gadis itu datang ada di sampingku bertanya. Beberapa saat lalu, gadis cantik itu menepuk pelan pundakku. Dengan bahasa yang tak kumengerti dia berujar sesuatu. Bahasa isyaratnya lebih kupahami, dia meminta tempat di sela aku dan tante, untuk dapat mengikuti shalat ashar berjamaah. Masjidil Haram menjelang 10 Dzulhijjah sangat padat.
"Filistin." Gadis cantik itu menjawab pertanyaan Tante.
Rabu, 26 Juni 2013
Senin, 03 Juni 2013
[Curhat] Panci Kukusan dan Ikan Asin Kakap
Kemarin malam saya akhirnya pergi ke pasar dengan satu niatan suci : Ingin membeli panci buat ngukus. Ahahaha... Sebenarnya sudah punya sih panci yang bisa dipakai buat ngukus. Tapi kecil dan itu menghalangi niatan suci saya yang lainnya buat bikin kue dengan cara dikukus.
Saya pengin panci yang seperti punya mama di rumah. Lumayan gede dengan tutup pancinya dari kaca itu. Jadilah pagi kemarin saya hunting ke pasar, nanya-nanya harga dulu. Dan saya dapati buat panci dengan diameter 28 cm harganya 150 ribu. Sempat tanya-tanya mixer juga, buat bikin brownies kukus kan perlu mixer cyiiin. Yang philips, penjualnya membandrol harga 350 ribu. Eits, kalau saya beli kukusan plus mixer harganya jadi setengah jeti dunk. *dilarang pingsan*
Dengan beragam pertimbangan akhirnya saya putusin mau beli panci kukusan itu aja dulu. Mixernya di skip dulu. Salah dua pertimbangan kenapa di skip (Pertimbangan utama setengah jetinya itu) karena suami ga terlalu suka ama cake2an gitu dan sebenarnya saya sudah punya mixer kado dari Tante saya waktu nikah dulu. Sayangnya kadonya tertahan di rumah ortu. Rencananya mau dibawa kemarin waktu saya pulkam tapi batal. Jadi ya sudahlah, ntar aja moga bisa dibawa.
Saya pengin panci yang seperti punya mama di rumah. Lumayan gede dengan tutup pancinya dari kaca itu. Jadilah pagi kemarin saya hunting ke pasar, nanya-nanya harga dulu. Dan saya dapati buat panci dengan diameter 28 cm harganya 150 ribu. Sempat tanya-tanya mixer juga, buat bikin brownies kukus kan perlu mixer cyiiin. Yang philips, penjualnya membandrol harga 350 ribu. Eits, kalau saya beli kukusan plus mixer harganya jadi setengah jeti dunk. *dilarang pingsan*
Dengan beragam pertimbangan akhirnya saya putusin mau beli panci kukusan itu aja dulu. Mixernya di skip dulu. Salah dua pertimbangan kenapa di skip (Pertimbangan utama setengah jetinya itu) karena suami ga terlalu suka ama cake2an gitu dan sebenarnya saya sudah punya mixer kado dari Tante saya waktu nikah dulu. Sayangnya kadonya tertahan di rumah ortu. Rencananya mau dibawa kemarin waktu saya pulkam tapi batal. Jadi ya sudahlah, ntar aja moga bisa dibawa.
Langganan:
Postingan (Atom)
Template by Blogger Perempuan