Saya menyebut gangan, pada setiap sayur berkuah di daerah saya.
Bahkan, pada makanan apa saja yang berkuah, mama saya juga menyebut gangan.
Gangan sup ketika menyebut sup ayam. Sayur bening disebut gangan sayur bening.
Ada banyak sekali jenis gangan yang menjadi kekayaan kuliner Kalimantan
Selatan. Ada gangan pisang, gangan humbut, gangan keladi, gangan nangka, bahkan
mandai pun bisa dibikin gangan. Gangan
adalah menu pelengkap masakan Banjar, bisa disajikan dengan iwak babanam (ikan bakar) atau iwak basanga (ikan goreng). Bagaimana
dengan iwak bapais (ikan yang
dipepes)? Tentu saja juga bisa.
![]() |
| Paisan Patin, enak disantap dengan gangan |
Lazimnya gangan menggunakan santan, diracik dengan sayuran. Ada
yang memakai bumbu tertentu seperti bumbu kuning dengan bumbu halus yang
terdiri dari kunyit, lengkuas, bawang merah dan juga aneka bumbu lain. Ada juga
yang memakai bumbu sederhana hanya berupa irisan bawang merah, cabe merah besar
beserta gula dan garam.
| Gangan Nangka |
| Gangan Humbut |
Gangan daun labu, saya menyebutnya ke seseorang untuk salah satu
jenis gangan yang saya sukai. Karena memang gangan itu terbuat dari daun labu.
Daun labu atau daun waluh jika sudah diolah menjadi masakan rasanya lezat
sekali. Daunnya menjadi lembut dan nikmat.
Subuh hari saya sudah menjelajahi pasar untuk membeli keperluan
membuat gangan daun labu. Membeli kelapa parut untuk diperas menjadi santan,
serta sayuran berupa daun labu 4 ikat, labu satu potong, jagung satu biji,
oyong, dan juga ubi. Semuanya total sayuran 11 ribu rupiah. Mahal atau murah
itu relatif.
| Bahan Gangan Daun Labu |
Membersihkan sayuran adalah salah satu proses yang harus dilewati.
Membersihkan daun labu juga ada trik tersendiri. Caranya hampir serupa dengan
membersihkan buncis. Memotong batang daun labu tapi tidak sampai terpotong
seluruhnya, kemudian tarik hingga ke ujung. Sehingga bagian yang ada sisik
halusnya ikut mengelupas.
Yang diambil hanya daun atau pucuk daun dengan sedikit batang yang
menyertainya. Sayuran lain juga dibersihkan dan dipotong-potong sesuai selera.
Kemudian proses memasak dimulai, santan dididihkan, kemudian dimasukan
sayuran yang paling lama empuk yaitu jagung, menyusul labu dan ubi. Kemudian
bawang merah dan cabe merah besar yang sudah diiris tipis-tipis. Setelahnya
oyong dan daun labu. Tambahkan garam dan gula sesuai selera, cek rasa, jika
sudah empuk semua, gangan daun labu pun siap dinikmati.
| Gangan Daun Labu siap disantap |
Menikmati gangan daun labu dan ikan bakar sungguh merupakan godaan
tersendiri buat saya yang pengin diet. Hahahaa.... Gangan daun labu adalah
salah satu masakan mama yang kerap saya rindukan.

gangan? kalau orang Jawa menyebut masakan sayur itu 'jangan'. misal, jangan asem, jangan lodeh, jangan bening, jangan bobor
BalasHapusNah.. Jangan2 memang ada pengaruh Jawa dari bahasa yg digunakan di sini ya, Mbak. Nyebutnya emang gangan mbak. Pakai G :D
Hapustapi di Jawa, yg tidak bersantan pun disebut jangan, he he
Hapuskayak lodeh bukan mbak??? dari penampakannya sih kaya lodeh ya
BalasHapusIya, Mbak. Mirip lodeh. Tapi cita rasanya agak beda :D
HapusKalau orang madura juga nyebut sayur itu gangan mbak 😀
BalasHapusKayaknya ya dimakan sama nasi panas
Gangan benar-benar bisa jadi pembuka selera makan ^_^
BalasHapuswah aku belum pernah makan daun labu
BalasHapusDuh menggoda, sekilas tampilannya mirip lodeh yach mbak. kalau makan pakai sayur berkuah gitu plus nasi panas rasanya enak bangat dan pasti nambah hehehe..
BalasHapusyaaa.... aku juga suka ini.... apalagi pake sambel...kuahnya diseruput enak...
BalasHapusdi kampung Mak juga suka masak daun labu ini mba Yanti. Dimasak pakai santan, tapi ga pake cabe. Jadi kami sebut Gulai Putih Daun Labu.. hmmm manis dan seger. hihi buat buka puasa enak ini ya..
BalasHapusMba Yanti mohon maaf lahir bathin ya, maaf kalau selama ini ada yg ga berkenan dari duniabiza.com. Marhaban ya Ramadhan..
semacam Lodeh ya , Mbak. Kalau di Jawa Tengan bukan gangan tapi jangan : jangan kangkung, jangan bayam, jangan iwak, jangan tempe, dll
BalasHapusNah kalo urang sunda nyebut sayur itu "Angeun" jangan2 akar katanya mirip sama Jangn dan Gangan yah. Hehehehe
BalasHapusitu seperti makanan aku waktu kecil biasanya nenek yang membuatnya tapi namanya sayur daun waluh kalau ditempat saya, tapi bumbu yang digunakan mungkin berbeda
BalasHapusAduh kalo kuah yang santan kaya gini, paling seneng makannya dengan nasi panas dan ikan asin xD
BalasHapusKalo ga salah inget saya pernah makan gangan nangka dan kacang panjang plus jelawat goreng di salah satu rumah makan banjar di sampit. Gangan rasanya mirip lodeh tapi lebih ringan santannya.
BalasHapusklo di tempat saya, penampakannya mirip lodeh
BalasHapussaya juga mau bilang mirip lodeh :) sedap, puasa2 gini liat makanan hehe
BalasHapussepertinya sedep ni, teguk liur
BalasHapusOh, gangan itu sayur yaaa. Orang Sunda sih nyebutnya tetep sayur.
BalasHapusdaun labu , dimasak kuning enak, saya juga suka
BalasHapusbtw blognya sdh sya folow ya