Selasa, 31 Mei 2016

Membangkitkan Semangat Membaca

            Beberapa waktu yang lalu, kita dikejutkan akan kabar betapa rendahnya minat baca orang Indonesia. Berdasarkan 61 negara yang memiliki daftar literatur, kedudukan Indonesia berada di nomor 60. (Republika, 2016) Namun, kita juga bisa melihat betapa tingginya antusias para pemburu buku saat sebuah event yang bernama Big Bad Wolf diadakan di salah satu kota di Indonesia. (Nulis salah satu kota karena ragu, Jakarta atau Tanggerang sih? Tanggerang kali, ya. Xixixi…)
Timbunan Buku Siapa Ini?
            Dari antusias para serigala pemburu buku itu, mengapa minat baca Indonesia masih tergolong rendah? Apakah itu hanya euphoria sesaat atau banyak dari kita yang hanya suka menimbun buku namun berdalih tidak punya waktu untuk membaca buku? Di bagian pertanyaan kedua, saya merasa ngomong sama diri sendiri. Hiks…

Senin, 30 Mei 2016

Rach Alida Bahaweres, Sosok Jurnalis dan Blogger

          
Jurnalis adalah profesi yang menarik buat saya, mungkin karena kesenangan saya di bidang menulis. Setiap membaca karya fiksi atau menonton drama yang tokohnya adalah seorang jurnalis, saya merasa bahwa apa yang diperankan oleh sang tokoh adalah salah satu impian saya yang mungkin tak akan pernah terwujud. Hiks.

Saya akui kesenangan saya pada dunia menulis berawal dari kegemaran saya pada membaca. Hal yang sama juga diakui oleh Rach Alida Baheweres. Bedanya, jika menjadi jurnalis hanya sebuah impian buat saya, sementara buat Mbak Alida, menjadi jurnalis telah menjadi profesi yang ia geluti hingga sekarang.

Selasa, 24 Mei 2016

Kata 'Cerlang' dan Resensi Sang Penakluk Kutukan di Tribun Kaltim

Membaca adalah sarana menemukan kosakata baru, begitu yang pernah saya ceritakan di sini, dalam sebuah postingan yang berjudul Menemukan Kata-kata. Beberapa waktu yang lalu saat membaca, saya menemukan kata baru yaitu cerlang. Penasaran dengan kata tersebut, saya pun mencari di KBBI apa artinya.
Cerlang

Cerlang artinya cahaya terang, mencerlang artinya bercahaya atau berkilau, kecerlangan artinya keindahan atau keelokan. Seperti biasa agar saya bisa mengingat kata tersebut, maka saya akan menggunakannya. Saya gunakanlah kata tersebut dalam sebuah resensi untuk buku Sang Penakluk Kutukan karya Arul Chandrana pada kalimat “Tentang kebencian yang membutakan yang menutupi kebenaran walaupun kebenaran itu begitu cerlang di depan mata.” (Idih, boros kata ‘yang’)

Minggu, 22 Mei 2016

Catatan Final Piala Thomas 2016

Sebenarnya saya hanya ingin menuliskan Catatan Final setelah menulis Catatan Perempat Final dan Catatan Semifinal kalau Indonesia juara. Tapi, nyatanya saya tidak bisa menahan jemari saya untuk menulis Catatan Final. Biarlah, karena saya memerlukan menulis untuk menterapi hati yang sedang sakit ini.

Seperti yang sudah kita ketahui, kita, bangsa Indonesia harus lebih bersabar dari Cinta. Jika, Cinta menanti Rangga selama 14 tahun, maka yang kita perlukan untuk menanti Piala Thomas kembali ke Indonesia lebih dari 14 tahun. Yah, hari ini, Indonesia belum berhasil memboyong Piala bergengsi itu ke tanah air. Untuk pertama kalinya, Piala Thomas terbang ke benua Biru.

Hey, kalian pikir Cuma kalian yang mau ke Eropa? Piala Thomas pengin juga kali… Relakanlah… Relakanlah… *Ngomong sama diri sendiri*

Menjodohkan Dua Makanan


Pernah tidak makan dua jenis makanan yang berbeda dan mereka cocok jika disatukan? Misalkan makan nasi goreng dengan bakso kuah. Atau rendang dengan rawon? Hihihihi... Kali ini saya mau cerita tentang sup ayam dan ayam masak habang.

Sup ayam adalah ayam yang dididihkan dalam air, kemudian muncul kaldu ayam. Dikasih bumbu-bumbu untuk mempercetarkan rasa. Bisa dikasih sayuran juga seperti wortel dan kentang di dalamnya. Jangan lupa dengan taburan bawang merah dan putih goreng, seledri juga daun bawang.

Sabtu, 21 Mei 2016

Catatan Semi Final

Perjuangan tim Thomas Indonesia belum berakhir...
Tim Thomas Indonesia
Seperti yang saya ceritakan sebelumnya di sini, kalau Indonesia berhasil melaju ke semifinal Thomas Cup. Di luar dugaan lawan Indonesia ternyata adalah Korea. Korea berhasil menaklukkan China. Padahal seperti yang kita tahu, China masih begitu perkasa dan juga tuan rumah dari Thomas dan Uber Cup kali ini. Tapi, itulah pertandingan. Saat masuk ke lapangan kita punya peluang yang sama.

Kenyataan terhenti di perempat final tentu menjadi sebuah kenyataan yang menyakitkan buat tim China. Tim Korea pun tentu bersuka cita bisa mengalahkan tuan rumah dan tim yang kuat. Pertandingan perempatfinal kemarin malam pun berlangsung sengit. Beberapa jam setelahnya Korea akan berhadapan dengan Indonesia.

Kamis, 19 Mei 2016

Catatan Perempat Final

Buat para pecinta Bulutangkis (Badminton Lover = BL), minggu ini adalah minggu yang penting karena ada turnamen kelas dunia yang hanya diadakan 2 tahun sekali yaitu Piala Thomas dan Uber. Kejuaraan beregu tim putra dan tim putri masing-masing negara. Kali ini pertandingan diadakan di Kunshan, Tiongkok. Indonesia pun berharap kalau kali ini bisa membawa pulang Piala bergengsi di sekotor putra ke tanah air. Setelah sebelumnya berhasil juara di tahun 2002.

Serupa Rangga yang baru kembali setelah 14 tahun, maka begitulah harapan para BL, berharap Thomas pun bisa kembali setelah "14 tahun aku nunggu kamu"
Ada memenya juga.

Selasa, 17 Mei 2016

Panik, Bingung, dan Jawaban Customer Service Traveloka

Banyak hal baru yang saya alami setelah menikah. Terlebih dengan pekerjaan suami yang membuat saya terkadang harus siap dengan perjalanan yang serba mendadak. Kalau dulu segala persiapan sebelum melakukan perjalanan bisa saya lakukan jauh-jauh hari, sekarang saya bisa melakukan perjalanan yang dalam 24 jam sebelumnya belum direncanakan.

Seperti pada tahun 2014 yang lalu, di mana suami berkali-kali dipanggil untuk meeting di Jakarta. Saya yang sampai saat ini tidak pernah ditinggal sendiri di rumah, menjadi galau. Antara tinggal di rumah, mudik ke rumah orangtua atau ikut suami. Pada akhirnya saya memutuskan ikut suami. Lagian cuma bayar tiket pesawat, untuk penginapan gratis karena dijamin perusahaan tempat suami bekerja. Kesempatan ke Jakarta juga bisa saya gunakan untuk jalan-jalan karena suami dinas bisa sampai 10 hari lebih di ibukota itu.
Tempat kerja suami di tengah lautan

Senin, 16 Mei 2016

Apa Pun Selain Hujan

Rasanya saya tidak bisa menunda menuliskan ini. Menulis tentang kesan-kesan saya terhadap sebuah novel dari karya salah satu penulis favorit saya, Orizuka. Judulnya Apa Pun Selain Hujan, terbitan Gagas Media di tahun 2016. Baru banget terbitnya. Orizuka nyaris tidak pernah mengecewakan saya, setiap karyanya nyaris selalu saya suka. Memakai kata nyaris karena ada satu, dua atau lebih karyanya yang saya rasa biasa saja. Tapi, sebagian besar dari karya Orizuka yang saya baca, selalu menyedot perhatian saya dan menarik.
Apa Pun Selain Hujan
Seperti yang saya bilang dulu dan yang sudah-sudah, tingkat kebaperan saya saat membaca karya fiksi berbanding lurus dengan tingkat kesukaan saya pada karya fiI ksi tersebut. Dan saya baper, baper sebaper-bapernya semenjak prolog yang membuat emosi tersedot dalam ceritanya sampai epilog yang membuat saya enggan berpisah dengan ceritanya. Novel ini tipe novel yang bikin penasaran sama ceritanya hingga ingin segera menuju ending tapi setelah ending juga merasa tak ingin berpisah dengan ceritanya. Jadi, gimana dong?

Jumat, 13 Mei 2016

Menciptakan Atmosfer Menulis Bersama Anita Carolina Tampubolon

Satu hal yang harus diperhatikan dalam menulis, setelah upaya terus menerus menuangkan gagasan ke tulisan, yaitu mengusahakan sesering mungkin berada dalam atmosfer menulis. Silaturahim dengan teman2 penulis, menghadiri forum bedah buku, Atmosfer yang tepat akan memperkuat belief. -Asma Nadia-

Salah satu status Asma Nadia yang saya suka banget, karena itulah saya selalu senang berada dalam atmosfer menulis. Punya teman yang punya ketertarikan pada hal yang sama itu menyenangkan. Karenanya saat mengenal Mbak Anita Carolina Tampubolon atau yang punya nama pena Anita d’Caritas saya langsung senang sebab merasa punya kesenangan yang sama.

Kamis, 12 Mei 2016

[Cerpen Bobo] Adik Selalu Bertanya

Cerpen Bobo
Dimuat di Majalah Bobo No. 45 Tahun XLIII Terbit 11 Februari 2016
Cerita di balik layar cerpen ini ada di sini

Adik Selalu Bertanya
Oleh : Hairi Yanti

Adik selalu ingin tahu. Setiap hari Nala selalu mendengar pertanyaan adik. Ada saja yang adik tanyakan pada Nala, mama atau papa.

            Mama pulang dari pasar membawa sebuah semangka yang besar sekali. Mereka senang melihat semangka besar yang dibawa mama. Adik mencoba mengangkat semangka, tapi tidak bisa. Semangkanya berat sekali.

            “Pohon semangka itu pasti besar sekali ya, Ma?” Adik berkata lalu mengigit semangka yang sudah dipotong-potong.

Rabu, 11 Mei 2016

Apakah Oki Setiana Dewi Pernah Kuliah di Ummul Qura?


            Kabar tentang Oki Setiana Dewi (OSD) beredar dengan sangat deras beberapa hari ini. Banyak sekali yang share pernyataan ataupun komentar terkait OSD. Saya awalnya sempat mengernyit bingung, ada apa dengan OSD? Toh, medsos selalu menyediakan jawaban. Ada saja yang share link kemudian dapat kita ketahui info tersebut.

            Di antara hal-hal yang digugat orang-orang pada OSD adalah tentang ‘pengakuan’ OSD kalau pernah belajar di Universitas Ummul Qura’ di Mekkah. Benarkah? Padahal menurut pengakuan beberapa orang syarat masuk ke sana susah sekali dan bla bla bla yang intinya meragukan OSD pernah menempuh pendidikan di sana.

            Sebenarnya tentang proses belajarnya OSD di Mekkah ada dibicarakan tuntas di bukunya Cahaya di Atas Cahaya yang diterbitkan mizania pada tahun 2012. Ayo baca bukunya… Tapi itulah kebanyakan dari kita hanya hobi menimbun buku tapi enggan membaca. Kita? Loe aja kali, Yan #eh
Buku Oki Setiana Dewi

Senin, 09 Mei 2016

Madura dalam Cerita

Saya jarang sekali jalan-jalan ke luar daerah. Di antara yang jarang itu, Pulau Madura pernah dua kali saya singgahi. Pertama pada tahun 1992, tahun di mana saya pertama kalinya menjejak Pulau Jawa. Saat itu di Surabaya, menginap di rumah salah satu anggota keluarga. Sepupu mama saya ada yang tinggal di Bangkalan, Madura. Beliau pun menjemput saya dan keluarga untuk menginap di Madura. Maka berangkatlah kami sekeluarga saat itu dan menyebrang ke Madura memakai ferry.

Tahun demi tahun berlalu, saya kembali ke Surabaya di tahun 2010. Saat itu, Madura juga menjadi tujuan kami. Ingin mencoba melewati jembatan Suramadu dan mengunjungi sepupu mama saya yang masih bermukim di Bangkalan adalah 2 dari beberapa alasan ke Madura. Setelah tahun 92 menyebrang dengan ferry, di kunjungan berikutnya saya dan keluarga menyebrang melintasi jembatan terpanjanh di Indonesia itu.

Jumat, 06 Mei 2016

Big Coffee for Serious Coffee Lovers

            Kalau ditanya apa café favorit saya di Banjarbaru, maka jawabnya adalah Big Coffee…..

            Emang kamu tinggal di Banjarbaru, Yan? Engggaaaak…. Kakak saya yang tinggal di sana namun saya sering nginap di tempat kakak sebagai tempat persinggahan kalau mau pergi atau kembali dari Balikpapan. Apalagi Banjarbaru adalah kota yang pernah saya tinggali selama empat tahun saat kuliah dulu, jadinya kota itu sudah sebegitu akrab dengan saya. Saya tidak perlu guide untuk menjelajahi kota tersebut, bisa ke sana ke mari sendiri apalagi ada motor kakak yang bisa saya gunakan.

Kamis, 05 Mei 2016

[Wiskul Banjarbaru] Sruput on de Road

            Sewaktu Cinta dan Rangga melanjutkan ‘petualangan bersama mantan’ di satu tempat bernama Klinik Kopi, saya langsung ingat dengan Sruput on de Road, tempat nongkrong kekinian yang pernah saya dan suami datangi di Banjarbaru. Mungkin deretan toples kopi dan penjelasan owner-nya tentang kopi yang membuat saya langsung teringat pada Sruput on de Road.

            Sruput on de Road terletak di Banjarbaru, di jalanan depan kampus UNLAM, eh, sekarang namanya ULM ya? Universitas Lambung Mangkurat buat yang belum tahu apa itu UNLAM atau ULM. Jadi, dekat pintu gerbang pertama atau pintu gerbang ke Fakultas Pertanian gitu, ada deretan penjual makanan, salah satunya Sruput on de Road ini.

            Rombong tempat deretan toples kopi dipajang ada di depannya. Buat menikmati makanan kita bisa memilih duduk di lesehan atau duduk di rombong itu. Saya memilih duduk di depan rombong jadi bisa melihat aktifitas penyajian kopi.

Rabu, 04 Mei 2016

Perjalanan 326 kilometer Menuju Balikpapan


Sebenarnya kalau diminta memilih antara perjalanan darat atau udara, saya jelas lebih memilih perjalanan udara karena lebih tidak memakan waktu, juga tenaga. Namun, ada kalanya perjalanan darat tidak bisa dihindari. Seperti perjalanan dari Barabai menuju Balikpapan yang saya jalani minggu kemarin.

            Perjalanan itu pun menimbulkan beberapa kekhawatiran dari berbagai pihak. Di antara kekhawatiran itu adalah :

            Pertama, jalan lintas provinsi Kalsel-Kaltim itu rusak. Walau tidak sepanjang perjalanan ditemani jalanan yang rusak, namun ada beberapa titik yang mengalami kerusakan parah.

Setahun kemarin saya dan kakak sudah pernah melewati jalanan tersebut. Jadi, sedikit banyak saya sudah tahu medannya. Yang tambah mengkhawatirkan adalah ada kabar kalau kerusakannya semakin parah. Walau ada juga kabar yang menyampaikan kalau sudah ada perbaikan di beberapa titik. Kabar yang saya terima masih simpang siur.

Selasa, 03 Mei 2016

Dunia Bulutangkis, Dunia Penuh Berita

Dunia bulutangkis selalu penuh warna setiap minggunya, ada saja hal baru yang bisa dijadikan berita hari ini. Saya sebenarnya sudah lama menggemari olahraga satu ini, gemar dalam artian gemar menonton dan mengikuti berita para atletnya. Kegemaran itu kian bertambah beberapa waktu belakangan. Kalau dulu saya hanya menyimak event-event bulutangkis seperti Uber-Thomas, Sea Games, Olimpiede, Kejuaraan Dunia, dan yang sejenis, sekarang pengamatan saya sudah melebar ke event superseries dan event-event lain yang diadakan nyaris setiap pekan.

Selalu ada berita setiap ada event tersebut. Seperti beberapa waktu yang lalu di Malaysia Open, di mana pasangan ganda campuran Indonesia Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir berhasil meraih gelar setelah satu tahun lebih tanpa gelar apa pun. Atau keberhasilan Praven Debby meraih podium tertinggi di All England.
Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...