Kamis, 29 November 2018

5 Rekomendasi Buku dari Hairi Yanti


            Tadinya saya pikir, saya tidak akan pernah bisa berhenti kalap dalam membeli buku. Seperti yang saya ceritakan di sini, saya pernah begitu sulit menahan godaan membeli buku. Berniat puasa beli buku, eh, ujung-ujungnya belanja buku lagi dan lagi.

            Tapi seperti kata Mbak Shabrina WS bilang, ‘Ada masa untuk segala’, pada akhirnya masa untuk terus-terusan membeli buku bisa saya rem juga. Belakangan dalam beberapa bulan terakhir, belanja buku yang saya lakukan sudah jauh berkurang. Entah saya harus bersyukur, atau justru sebaliknya. Maksudnya, apakah ini pertanda saya sudah kehilangan minat baca? Entahlah... Semoga saja tidak. Semoga saja hanya proses untuk mengoptimalkan membaca buku yang belum saya baca yang selama ini hanya menjadi timbunan.


            Walaupun begitu, kala ada tema dari Tantangan 30 hari menulis blog tentang film atau lagu atau buku, tetaplah saya ingin merekomendasikan buku. Tetap di antara ketiga itu, buku yang paling lekat dengan saya. Dan inilah 5 rekomendasi buku dari saya.


1.     #BelajarZeroWaste Menuju Rumah Minim Sampah karya DK Wardhani


Sebenarnya saya belum selesai membaca buku ini tapi berasa sudah layak buat direkomendasikan. Mungkin karena beberapa waktu belakangan saya mulai berusaha dan belajar untuk menjadi pribadi minim sampah seperti yang saya ceritakan di sini.

Oya, tentang buku ini, saat preorder dibuka, sebenarnya saya sudah bertekad buat membelinya. Tapi kemudian saya urungkan buat ikut PO karena saya sudah stress sendiri memikirkan tentang sampah ini. Namun, pada akhirnya saya beli juga. Hahaha....

2.     The Life-Changing Magic of Tidying Up (Seni Beres-Beres dan Metode Merapikan ala Jepang) karya Marie Kondo

Saya membeli buku ini ketika baru pertama-tama terbit di Indonesia. Sudah tertarik banget buku ini kala membaca review dari Dee a.k.a Dewi Lestari. Saat membacanya pun, rasanya amazing sekali.

Pertama, saya takjub aja ada yang begitu perhatian dengan masalah beberes sampai menjadi profesi. Kemudian, kedua, saya suka saja dengan konsep yang diusung dalam metode Konmari ini, membuat saya berpikir ulang kalau mau menambah barang di rumah. Mungkin kenapa saya menjadi bisa merem untuk kalap dalam membeli buku karena pengaruh buku ini juga. Rumah rasanya penuh dengan buku. Wkwkwk...

Meskipun selepas menamatkan buku ini, rumah belum beres-beres juga dan proses praktik metode Konmari pun masih setengah-setengah. Tapi belakangan, saya memang lagi suka dengan masalah beres-beres ini, termasuk menonton drama Korea tentang beberes.


Buku ini seperti menjadi kitab memasak saya. Udah kucel karena seringnya saya bolak-balik dan saya bawa ke dapur. Oya, saya tipikal pembaca buku yang tidak masalah kalau buku kucel. Karena buat saya buku kucel itu pertanda kalau sering dibaca. Tapi yang bikin kucel buku saya itu kudu saya, jangan orang lain. Hahaha... Jadi, semakin banyak lipatan, coretan, atau kucel artinya itu emang buku bagus. Kalau buku saya masih rapi, mungkin cuma sekali saya baca.

Yang saya suka dari buku resep ini adalah kebanyakan resepnya simpel dan bahannya mudah didapat. Saya suka bingung sendiri kalau misalkan resep memakai bahan yang sulit untuk didapatkan. Lewat buku ini, saya jadi punya resep andalan. Misal untuk ayam goreng tepung, mie goreng jawa, juga cah buncis telur.

Nyaris semua resep di buku ini menurut saya enak-enak (Yang sudah saya coba). Saking sukanya mungkin kalau penulisnya menelorkan buku kedua, saya tak ragu untuk membelinya.

4.     Kepak Sayap Putri Prajurit – Alberthiene Endah

Beberapa waktu yang lalu, saya tak sengaja membaca Ibu Ani Yudhoyono berbalas pesan dengan followersnya. Tentang nama Ibu Ani kenapa Kristiani, tentang Ibu Ani yang putri seorang Jendral menikah dengan Pak SBY yang waktu itu bisa dibilang putra dari orang biasa saja. Ibu Ani menjawab, karena cinta. Jawaban itu membuat saya tertarik dan akhirnya meminjam buku Kepak Sayap Putri Prajurit di Ipusnas.

Lewat buku itu, saya jadi banyak mengetahui kehidupan ibu Ani. Tentang kenapa nama beliau Kristiani, juga tentang papi beliau yaitu Bapak Sarwo Edie yang sering diceritakan abah pada saya.

Membaca buku Ibu Ani ini membuat saya menyadari satu hal, yaitu ternyata saya suka membaca buku biografi. Apalagi saat saya mudik, saya ngebahas isi buku ini dengan abah dan lagi-lagi takjub dengan luasnya wawasan abah terutama tentang sejarah. Abah ternyata juga tahu beberapa hari setelah menikah dengan Ibu Ani, Pak SBY ditugaskn ke Timor-timor. Mungkin suatu hari saya akan me-review buku ini dengan lebih detail. Mungkin.... Hahaha....

5.     Terima Kasih Allah karya Hairi Yanti

Wkwkwkwk.... Boleh ya merekomendasikan buku karya sendiri.

Ini adalah buku kedua saya yang terbit sepanjang hidup saya. Buku pertama berjudul Qiya dan Risha, si Detektif Cilik sementara buku Kedua berjudul Terima Kasih Allah.

Sebenarnya saya suka sekaliiii sama naskah buku ini. Walaupun ada sedikit yang mengganjal dalam proses penerbitannya yang membuat saya patah hati sebagai penulis tapi tetap saja buku ini punya arti spesial buat saya. Ketika saya membukanya lagi-lagi saya jatuh cinta dengan ceritanya. Tapi pas lihat di bagian ‘mengganjal’ itu nyesak sendiri. Hahaha....

Saya berharap pembaca mendapatkan cerita di buku saya ini dengan utuh, kalaupun ada yang mendapatkan dengan kurang sempurna semoga buku ini tetap bisa membuat pembaca jatuh cinta seperti saya yang jatuh cinta pada ceritanya. Dalam buku ini, saya banyak berbagi salah satu bagian dari kehidupan saya atau dengan kata lain cerita di buku ini terinspirasi dari kisah nyata.

Jadi, itulah lima rekomendasi buku dari saya. Ada yang sudah membaca di antara yang saya sebutkan?


6 komentar:

  1. Wkkk aku kok gak kepikiran nulis buku sendiri sih mbaa
    Deuhh jd nyesel wkkk
    Btw yg 2 dan 4 kita samaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buahahahaa... Narsis banget saya ya mbak masukin buku sendiri. Wkwkwk...

      Hapus
  2. Aku penggemar alberthein endah mb, gaya bahasanya asyik biasanya sering nulis wanita urban soale , tp yg baru kubaca bru jodoh monika, kyknya yg ini bole juga ni....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya mbak.. salah satu kelebihan buku biografi ibu Ani itu karena ditulis Mbak AE. Jadi kece diksinya dan penceritaannya...

      Hapus
  3. Jadi mupeng sama Rumah Minim Sampah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagus, Mbak, bukunya... Banyak dijual di shopee :-)

      Hapus

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...