Rabu, 19 Oktober 2016

Belanja Via ShopBack, Dapat Cashback, dan Voucher Zalora


Belanja online memang sudah menjadi gaya hidup buat sebagian orang. Di satu sisi tentu saja kita begitu dimudahkan dengan belanja online. Seperti yang baru saya lakukan tadi pagi. Sembari nyantai, pegang hape, dan lihat-lihat toko online dari hape kemudian memutuskan untuk membeli. Ambil ponsel satunya buat transfer dan selesai. Barang akan dikirimkan penjual ke alamat yang saya tuliskan.
Masyarakat yang gemar belanja online. Capture dari drama Shopping King Louie
            Hal lain yang membuat saya senang belanja online adalah terkadang saya menemukan harga yang lebih murah daripada belanja offline. Bahkan setelah ditambah ongkir pun harganya masih lebih murah, semisal untuk buku.

Senin, 17 Oktober 2016

Mengenal Dange, Kuliner dari Sulewesi Selatan

            Merantau adalah salah satu cara kita bisa mengenal lebih banyak hal-hal lain yang selama ini tidak kita dapatkan. Seperti saat saya hijrah ke Kalimantan Timur selepas menikah. Kalau dulu, di kampung halaman saya, Kalimantan Selatan yang sebagian besar penduduknya adalah suku Banjar, yang namanya kuliner di daerah saya primadonanya ya kuliner khas Banjar.

Beda ketika saya berada di Kaltim ini, tepatnya di kecamatan Muara Jawa. Bisa dibilang ada 3 suku yang sebagian besar bermukim di sini. Banjar, Jawa, dan Bugis. Dan di sinilah uniknya, saya jadi banyak mengenal yang namanya kuliner Bugis. Salah satunya Dange.

Kamis, 13 Oktober 2016

Tentang Cerpen Sepasang Mata Rindu

Sepasang Mata Rindu, judulnya. Judul yang tak direncanakan karena saya temukan selepas tuntas menulis cerpennya. Cerpen ini sendiri bermula dari tantangan untuk menulis cerpen remaja di Kelas Penulis Tangguh. Saat itu tema yang disodorkan tentang fobia. Bersama beberapa teman, saya kemudian membahas tentang fobia. fobia apa saja yang tak awam dan bisa dijadikan cerita.

"Ada fobia rindu enggak?" Tanya saya saat itu.

Mengapa saya menanyakan hal tersebut? Karena saya sedang tersengat rindu. Kata orang rindu itu indah, namun bagiku itu menyiksa. Begitulah yang dikatakan oleh Teh Melly lewat lagunya Bimbang. Dan... Saya merasakan itu. Rindu yang menyiksa. Kerinduan saat itu berdentam-dentam di dalam dada dan ingin dituntaskan tapi belum bisa. Saya tidak menikmati saat rindu itu tiba tapi justru mencoba menghindarinya.

Rabu, 12 Oktober 2016

Mengunjungi Rumah Beruang Madu

Lama juga tidak posting tulisan yang dimuat di media karena memang lama tulisan saya belum dimuat di media lagi #ngikik. Tapi, jadi ingat sama tulisan yang belum dimasukkan ke blog ini, salah satunya tulisan ini. Ini salah satu tulisan yang special buat saya sebab sampai sekarang baru tulisan ini satu-satunya artikel perjalanan yang berhasil tembus media. Kirimnya juga jarang sih karena saya juga jarang jalan-jalan.

Tulisan ini menjadi special juga karena ini termasuk salah satu tulisan yang awal-awal dimuat. Sekitar awal tahun 2014. Waktu menerima kabar kalau tulisan ini dimuat rasanya senaaaang sekali bisa dimuat di rubrik Pariwisata harian Pikiran Rakyat bulan Maret 2014.  Berikut artikel saya tersebut, artikel asli yang saya kirim ke Pikiran Rakyat sebelum diedit pihak redaksi. Judul termasuk yang diedit. Hehehe…
Rubrik Pariwisata di Pikiran Rakyat

Happy Reading ^_^

Senin, 10 Oktober 2016

Aplikasi Database Timbunan Buku

Entah sejak kapan suami meminta saya untuk membuat data buku-buku yang saya punya. Tapi, tetap saja rasa malas membelenggu hingga jawaban 'Nanti' selalu menjadi andalan. Sampai mungkin suami juga udah bosan dengan permintaannya itu sehingga tidak pernah lagi hal itu dia kemukakan.

Beberapa waktu yang lalu, beliau sedang mengutak atik excel yang udah jadi ‘mainan’ kesukaan beliau sejak dulu. Saya yang lagi asyik nonton pun nyelutuk, "Daripada ngerjain yang enggak jelas gitu, mending bikinin database buat timbunan buku."

Langsung diprotes sama suami. Dia protes karena saya nyebut kerjaannya enggak jelas. Wkwkwk... Ampuuuun :p
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...