Rabu, 28 Oktober 2015

[Resensi] Go, Keo! No, Noaki! 1 : Dobel Kacau

            Barusan saya ngobrol dengan Kak Karunia Sylviani Sambas. Saya bilang ke Kak Nia, kalau banyak kok tulisan saya yang enggak dimuat di media, tapi sayanya diam aja. Kalau dimuat baru norak-norak bergembira. Pasang status, nulis di blog, posting foto, dan segala kenorakan lainnya. Hihihi… Maklumin ya.
            Nah… Ini salah satu resensi yang rencananya saya kirim ke Kompas Anak. Baru rencana dan saya membatalkan buat mengirimkannya ke sana. Kenapa? Jadi gini, saya nulis resensi ini di sabtu siang atau sore. Trus rencananya saya akan mengirimkannya hari senin. Ternyataaa… hari minggunya resensi buku GKNN 1 ini dimuat di Kompas Anak. Jelas dong bukan saya penulisnya, kan saya belum kirim. Kalau tidak salah ingat, yang nulis Mbak Veronica W.

            Tapiii… Setelah membaca resensi Mbak Veronica W, saya jadi minder sendiri karena resensi Mbak Vero jauuuh lebih baik dari resensi saya. Namun, dari situ saya bisa belajar :D
            Jadiii… Saya terbitkan di blog ini saja lah resensinya :D
 
Foto dari www.goodreads.com
Sekolah dan Teman Baru Keo

Keo rela pindah ke Bandung. Jika dengan kepindahannya ke Bandung, Mami bisa sering di rumah. Mami juga memberi waktu percobaan selama satu bulan. Jika Keo dan Kak Rumi betah, mereka tetap tinggal di Bandung.
            SD Generasi Merdeka adalah sekolah Keo di Bandung. Sebelum masuk sekolah, Keo bertemu dengan tujuh murid SD Generasi Merdeka. Mereka kaget karena Keo mirip sekali dengan teman mereka yang bernama Noaki. Tapi, Noaki dan Keo malah ribut di hari pertama bertemu. Keributan antara Keo dan Noaki membuat Keo bertemu terus dengan Noaki dan kawan-kawan. Keo menjadi teman mereka. Ada Ajeng, Lady, Seb, Toby Chen, juga si kembar Wamena dan Timika.
Ketika Keo sudah  merasa teman-temannya sangat asyik, ada satu kejadian yang membuat Keo merasa tersisih. Teman-temannya menjauh dan Keo dipanggil Pak Guru karena satu kesalahan. Mami datang menawarkan solusi. Mereka pindah lagi ke Jakarta. Keo bimbang memilih antara Bandung dan Jakarta.
            Novel persahabatan ini asyik sekali. Di dalamnya kita bisa merasakan bagaimana ikatan persahabatan Keo, Noaki, dan kawan-kawan. Bagaimana mereka menyelesaikan masalah dan bagaimana Keo dan Noaki menghadapi tanggapan teman-teman karena mereka mirip. Apa mereka kembar?

Judul                          : Go, Keo! No, Noaki! 1 : Dobel Kacau
Penulis                        : Ary Nilandari
Penerbit                      : Kiddo
Tahun Terbit             : Cetakan Pertama, Maret 2015
Tebal Buku                : xii + 140 Halaman

***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...