Kamis, 28 Januari 2016

Bikin Paspor (Part 1)

Pertanyaan mau ke mana, seperti selalu menyertai di saat kita mengatakan pada orang-orang kalau mau bikin paspor. Bahkan oleh petugas imigrasi sekali pun. Lalu apa tujuan saya bikin paspor? Eh, bukan bikin baru sih. Tapi memperpanjang paspor lama saya yang akan habis bulan April nanti 
Hemm, belum ada rencana ke mana-mana. Kalau impian sih banyaak. Pengin ke negara ini, ingin ke negara itu. Terutama ke Tanah suci. Tapi kalau sekadar jalan-jalan saya lebih ingin pergi mengelilingi negeri kita tercinta. Untuk satu tempat yang ingin saya datangi, saya malah sudah dari beberapa bulan yang lalu bersemangat mencari tahu travel tips untuk ke daerah tersebut. 


Salah satu negara impian. Sumber di sini

Tapi kali ini mau bercerita tentang pembuatan paspor. Sebelumnya saya juga rajin menyambangi para blogger yang bercerita tentang proses pembuatan paspor mereka. Dari situ saya mengetahui tentang pembuatan paspor online. Maka bersemangatlah saya untuk bikin paspor secara online. Sekalian suami bikin baru, saya ikut memperpanjang. Jadi bisa sama-sama. Siapa tahu nanti bisa umrah atau haji sama-sama. Aamiin... 
Langkah pertama untuk bikin paspor secara online adalah masuk ke web imigrasi. Di sana ada form yang bisa kita isi. Karena impian saya dan suami ingin umrah atau haji walau belum tau kapan waktunya, maka nama kami pun harus ditambah supaya minimal tiga suku kata. Saya menambahkan nama abah seperti paspor lama saya, suami menambahkan nama bapak mertua saya atau bapak kandung beliau. 
Jadi, nama di paspor lebih panjang daripada nama di KTP. Alhamdulillah, tidak ada masalah. Karena nama orangtua kita kan juga tercantum di kartu keluarga dan akte kelahiran. Paspor lama saya sebenarnya dibikin di kantor imigrasi Banjarmasin, tapi untuk memperpanjang bisa kok di kantor imigrasi Balikpapan. Sewaktu mengisi formulir secara online, ada kolom alamat lama. Jadi, di sana saya mengisi alamat lama saya yang di Kalsel sebelum pindah ke Kaltim.
Setelah pengisian formulir selesai, selanjutkan akan dapat surel dari pihak imigrasi untuk pembayaran ke bank. Bank yang ditunjuk adalah BNI. Membayar biaya buat paspor dengan total 360 ribu. 355 ribu buat biaya paspornya dan 5 ribu untuk biaya administrasi. Setelahnya masuk lagi ke web imigrasi dan menentukan tanggal kedatangan. 
Kami memilih tanggal 28 Januari. Datang ke kantor imigrasi jam 8 pagi dan antrian sudah sampai nomor 35. Wah, bakal antri panjang nih. Tadinya saya pikir kalau udah daftar online tidak akan antri lagi di loket 1. Langsung ke loket buat foto. Tapi ternyata tetap antri untuk verifikasi dan mendapatkan formulir dan map. Karena saya dan suami belum sarapan, jadilah kami cari makan dulu. Suami bertanya mau makan di mana, ada beberapa pilihan yang saya ajukan salah satunya bakwan idola. Akhirnya meluncurlah kami ke bakwan idola favorit saya. 
Setelah sarapan, kembali ke imigrasi. Ternyata nomor antrian kami belum sampai. Setelah menunggu beberapa waktu, nomor antrian 35 pun dipanggil. Maju ke depan, menyerahkan berkas-berkas dan kemudian dikasih formulir yang harus diisi. Berkas-berkas yang diminta peetugas adalah : Fotocopy KTP, fotocopy KK, fotocopy ijazah terakhir, juga fotocopy paspor buat yang mau memperpanjang. 

Siapkan materai juga jika membuat paspor baru karena akan mengisi surat pernyataan kalau sebelumnya belum pernah membuat paspor dan belum pernah ke luar negeri. Sebaiknya siapkan fotocopy dari rumah. Jadi, tidak kelabakan nyari mesin fotocopy, walau di kantor imigrasi juga ada. 
Setelah formulir diisi, diserahkan lagi ke petugas di loket 1 maka akan diserahkan satu map berwarna kuning dan nomor antrian buat masuk ke ruang foto dan wawancara. Untuk foto ini jangan pakai baju putih ya, karena background fotonya putih juga. Tapi kalau terlanjur pakai baju putih, di dalam ruang foto disediakan baju berwarna buat dilapis. Ada tersedia jilbab juga buat yang terlanjur pakai jilbab putih. Hihihihi... 
Setelah foto dan ambil sidik jari, karena katanya sistem lagi rusak, maka kami diminta datang esok pagi. Jadi, postingan ini bersambung yaaa.... Semoga bisa secepatnya dapat paspor baru dan bisa ke negara ini dan itu dan sebelum berangkat berburu travel tips dulu grin emoticon:D


Imi negara mana ya? Sumber di sini

16 komentar:

  1. Saya juga belum pernah bikin paspor mbaa, pengen banget tapi juga mau kemana,, mau haji atau umrah nabung dulu hehehe, kalo temen2 di kantor dulu dibuatkan gratis sama kantor eh pas batchku gak kebagian >.<

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga dimudahkan ya mbak nabung buat haji dan umrahnya. Semoga Allah memudahkan :D

      Hapus
  2. Punya suamiku sudah mati, ada 5 tahunan. Entah bisa perpanjang nggak kalo seperti itu ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya bisa, Mbak. Sama aja biayanya perpanjang atau bikin baru. Bedanya perpanjang ga pakai surat pernyataan kalau ga pernah bikin paspor sebelumnya :D

      Hapus
  3. waah lanjut dong ceritanya kan pengen tahu cara buatnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah, Mbak. Segitu aja ceritanya. Hihihi... Besoknya ke imigrasi cuma lihat data kita udah benar atau ga dan dapat surat pengambilan paspor :D

      Hapus
  4. Aku pingin banget punya paspor, tapi buat apa, ya? :D Apalagi ke luar kota aja jarang banget, gak mungkin ke luar negri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin, Mak. Mungkin. Tidak ada yang tidak mungkin kan? Siapa tahu tahun depan bisa ke Luar Negeri :D

      Hapus
  5. Tiap ada cerita bikin paspor gini kok saya jadi pengen bikin juga, ya? Tapi iya, mau ke manaaaa gitu, duit juga belum ada buat ke luar negeri :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga nanti bisa terwujud ke luar negerinya ya, Mbak. Dulu sy juga spt mimpi ke LN. Tapi Alhamdulillah bisa :-)

      Hapus
  6. Kita atur ulang nanti kapan ngambilnya, yg penting gak lebih sebulan..:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Okeeeeh... Pertengahan februari yaaa ;-)

      Hapus
    2. Okeeeeh... Pertengahan februari yaaa ;-)

      Hapus
  7. Keren sekali info dan ceritanya, Mbak Hairi Yanti.
    Kebetulan belum bikin paspor, karena celengan ayam buat ke Paris belum penuh hehehe...

    BalasHapus

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...