Jumat, 06 Mei 2016

Big Coffee for Serious Coffee Lovers

            Kalau ditanya apa café favorit saya di Banjarbaru, maka jawabnya adalah Big Coffee…..

            Emang kamu tinggal di Banjarbaru, Yan? Engggaaaak…. Kakak saya yang tinggal di sana namun saya sering nginap di tempat kakak sebagai tempat persinggahan kalau mau pergi atau kembali dari Balikpapan. Apalagi Banjarbaru adalah kota yang pernah saya tinggali selama empat tahun saat kuliah dulu, jadinya kota itu sudah sebegitu akrab dengan saya. Saya tidak perlu guide untuk menjelajahi kota tersebut, bisa ke sana ke mari sendiri apalagi ada motor kakak yang bisa saya gunakan.


            Kembali ke Big Coffee… café ini sudah saya kenal bertahun-tahun yang lalu. Berawal dari kakak ipar saya yang kerap posting fotonya nongkrong di sana kemudian saat di Banjarbaru saya tak melewatkan buat ke sana. Pertama kali sama ipar sepupu saya dan yang kedua ketiga sih udah tidak terhitung lagi. Kebanyakan memang sama kakak dan kakak ipar saya, namun, pernah juga saya sendirian ke sana. Niat banget emang. Hehehe….

            Seperti namanya, menu di sana memang kebanyakan kopi. Namun, tidak hanya kopi, ada menu-menu lain yang juga sedap dan lezat. Yup, sedap dan lezat. Sampai-sampai waktu saya dan kakak ipar bingung memilih tempat nongkrong, kakak ipar pun berucap, “Ke Big Coffee aja, nyata nyamannya.” Hehehe… Big Coffee memang café favorit keluarga, adik sepupu saya pun merayakan ulangtahunnya di sana.
Menu Favorit
            Kalau ditanya apa menu favorit saya di sana, jawabnya adalah shabu-shabu. Ahahaha… Tidak menyangka deh saya suka menu itu. Waktu awal ditawarin mencoba saya langsung menolak, saya bilang ke kakak ipar, “Maaf, Kak. Saya tidak nyabu.” Hihihi… Tapi, kakak ipar keukeuh minta saya mencobanya. Kata kakak ipar, dulu salah satu om saya juga ogah mencoba shabu-shabu, tapi pas nyoba eh doyan aja gitu. Saya sih malas nyoba karena pernah nyoba beragam makanan Jepang seperti Sushi, Takoyaki, dll dan itu bukan selera saya. Makanya saya beranggapan kalau shabu-shabu itu saya juga tidak doyan.

            Untuk yang mesan shabu-shabu di Big Coffee, penyajiannya seperti foto di bawah. Dalam bentuk mentah dan kita ngerebus sendiri. Disedikan mangkok-mangkok kecil buat makannya. Juga, ada jeruk nipis dan sambal. Setelah direbus dan matang, saya pun mencoba sedikit dan ternyata rasanya enaaaaak… Mirip-mirip bakso lah kuahnya. Mungkin karena disesuaikan dengan lidah Indonesia jadi saya doyan makannya. Jadi, kalau ke Big Coffee selalu mesan shabu-shabu.
Shabu-shabu
            Untuk minuman, saya millih menu yang beda-beda. Kadang Frapuccino, kadang Cappuccino, kadang es coklat float atau jus-jus saja. 
Coklat panas
Tapi beberapa waktu yang lalu suami mesan hot coffee Americano, saya ikut mencoba dan rasa masam pada kopi panas itu rasanya terus melekat dalam lidah saya. Kepengin mencoba lagi jadinya. Setelah menyeruput Americano itu saya mencoba beberapa kopi panas di beberapa café dan rasanya tidak ada yang seenak di Big Coffee. Baru saya menyadari walau hanya kopi hitam tapi beda barista, beda deh rasanya. Dan yang juara ya di Big Coffee.
Americano
            Untuk makanan selain shabu-shabu ada banyak yang bisa dipilih. Ada nasi goreng, spageti, cronut, tapi buat saya tetap juaranya adalah shabu-shabu. Hehehe…. Oh ya, ada Zuppa Soup juga. Itu menu kesukaan beberapa anggota keluarga saya tapi bukan selera saya dan suami.
Cronut
Spaghetti
Salah satu menu di big coffee
            Big Coffee yang saya datangi terletak di Jalan A. Yani Km 34,5 seberang kantor Polisi Banjarbaru. Ada cabang lain yaitu di Panglima Batur, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Bukanya sih dari sore sampai malam. Waktu di Banjarbaru kemarin saya datang malam minggu dan rameee sekali di sana.   


14 komentar:

  1. Kalo ke sana lagi pesan americano lagi deh.. InsyaAllah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahaha... Belum ada yang menandingi Americano di sana ya, Ki :D

      Hapus
  2. Pagi-pagi baca ini langsung laper hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi... Ayo sarapan, Mbak :D

      Hapus
  3. Sekarang dimana - mana sudah banyak tempat - tempat seperti ini ya mba. Seneng deh, nongkrongnya seruuuuu. Kapan aku bisa ke Banjar Baru hihihihii.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau ke Banjarmasin, naik pesawat, mendaratnya di Banjarbaru, Mbak. Sebutannya aja Banjarmasin. Letak bandaranya di Banjarbaru :D

      Hapus
    2. Oh gitu, Banjarbaru. Aku ngga pernah kemana - mana ahhhhhh *hiks *anak rumahan. Enaknya kalau bisa kesana hahahahhah.

      Hapus
  4. Eciyeeee,
    jadi anak gaul kekinian yang suka nongkrong di kafe nih sekaraaaang hehehe...

    Aku juga suka shabu-shabu, tinggal cemplung-cemplung doang soalnya hehehe...*ketahuan malesnya*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wakakaka...... terpengaruh drakor di mana mereka sering nongkrong di cafe, Teteh... Kan jadi pengin juga. Saya pun malas, Teh. Makanya belum bisa bikin sendiri. Enakan makan yang sudah jadi. Hihihi...

      Hapus
  5. harga nya mba? hehehe.. foto TKP nya juga donk mba, kayaknya cozy nih.. kalau di lihat dari makanan nya menggiurkan.. shabu shabu sampai dessert dan kopi nya.. semoga wifi nya kenceng juga diisni

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah... Iya euy. Saya lupa harga2nya karena ditraktir. Hihihi... Wifinya kemarin lagi ga kencang, Mbak. Mungkin karena malam minggu dan ramai pengunjung :D

      Hapus
  6. Aku membayangkan Yanti makan semua makanan tersebut dalam sekali kunjungan. hihihihi. bener kaan? Abis semua? hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahaha... Itu foto2 bukan sekali kunjungan, Teh. Dan bukan menu yg ynt pesan semua. Hihihi... Ke sana biasanya cuma shabu-shabu dan minum aja. Trus yang lain icip2 punya tetangga kursi :D

      Hapus
  7. Wuah Kalsel, jadi kangen kampung halaman nih mba :)

    BalasHapus

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...