Rabu, 08 Juni 2016

[Kuliner Banjar] Masak Asam Talang atau Telang Asam Manis

            Masak Asam Talang atau Telang Asam Manis adalah jenis makanan yang popular di Kalimantan Selatan. Makanan ini juga termasuk makanan penggagal diet buat para penggemarnya.

            Minggu kemarin, saat kakak ipar menelpon saya dan saya memberitahu kalau akan pulang ke Kalimantan Timur di hari pertama Ramadan, beliau bertanya, apa yang ingin saya bawa buat pulang? Saya langsung menjawab, tidak ingin apa-apa, pada dasarnya karena tidak ingin merepotkan.

            “Tidak ingin bawa Masak Asam Talang?” Tanya kakak ipar lagi memastikan. Mendengarnya langsung saja lidah saya berkata “Ya. Mauuu…” Mendengar masakan favorit saya yang saya itu, kontan saja lidah saya mengkhianati niatan tulus tidak ingin merepotkan yang tadinya meraja dalam pikiran saya.
Masak Asam Talang / Telang Asam Manis
            Seperti namanya, Masak Asam Talang atau Telang Asam Manis terbuat dari ikan asin telang. Ada yang menyebut ikan asin talang adalah nama lain dari tenggiri, walaupun saya tidak yakin mereka berdua berasal dari jenis yang sama.


Untuk memasaknya, ikan asin talang yang sudah bersih dipotong-potong terlebih dahulu berbentuk dadu, kemudian digoreng hingga kuning keemasan. Siapkan bumbu-bumbu berupa bawang putih satu suing, dan bawang merah sesuai selera, juga jangan lupa cabe hijau dan cabe merah yang besar. Semuanya diiris tipis-tipis.

            Di keluarga saya, sangat suka dengan masak asam telang dengan bawang merah yang banyak. Kalau suka pedas, tinggal tambahkan cabe sesuai selera.

            Rasa asam didapatkan dari air asam jawa, bisa juga ditambahkan tomat matang sedikit atau tomat botolan sedikit saja. Sedangkan rasa manis didapatkan dari gula merah yang disisir atau bisa juga dengan gula putih saja, tapi kalau memakai gula merah rasanya jadi lebih nikmat.

            Cara membuatnya tidak terlalu rumit. Pertama yang kita lakukan adalah menumis bawang putih dan bawang merah. Kemudian kalau sudah sedikit layu masukkan cabe merah dan hijau. Tidak masalah jika hanya memakai satu jenis cabe saja, baik merah saja atau hijau saja. Setelahnya campurkan ke dalam wajan ikan asin telang yang telah digoreng. Aduk rata kemudian masukkan air asam jawa. Tambahkan gula. Biarkan air menyusut hingga tersisa sedikit air dalam masakan.

            Jika suka, bisa menambahkan tomat matang atau tomat botolan, tapi jangan terlalu banyak karena bisa mempengaruhi rasa. Jika suka pedas, bisa tambahkan cabe rawit.

            Setelah air sudah menyusut, tes rasa. Tidak perlu memakai garam karena namanya juga memasak ikan asin. Rasa asin sudah didapatkan dari ikan. Sehingga perpaduan rasa adalah ikan yang asin dengan rasa manis dan asam. Setelah rasa dirasa pas, maka masak asam talang atau telang asam manis siap dinikmati. Paling nikmat jika disantap dengan nasi dari beras unus (Beras khas dari Kalimantan Selatan) yang mengepul hangat.

            Di kampung halaman saya, Barabai, Kalimantan Selatan, makanan ini banyak dijual di warung-warung makan, terlebih saat Ramadan seperti sekarang. Di pasar wadai atau di tempat orang menjual lauk biasanya ada dijual lauk ini karena memang banyak peminatnya, salah satunya saya. Bahkan saya biasa menikmati telang asam manis ini dengan nasi kuning dan merasa cocok saja.


            Sewaktu saya berwisata kuliner di salah satu tempat kuliner terkenal di Banjarmasin yaitu lontong orari, ada dijual masak asam telang ini dalam bentuk kemasan kecil-kecil. Bisa dibawa pulang untuk oleh-oleh. 
Masak asam talang buat oleh-oleh
Tertarik mencoba? Yuk, bikin sendiri di rumah atau berkunjung ke Kalimantan Selatan. 

22 komentar:

  1. Wah, jadi penasaran pengen mencoba euy, nyam-nyam dong ya. aku belum pernah ke mencoba masakan Banjar :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo ke Kalsel, Mbak. Kalau di Balikpapan lumayan banyak masakan Banjar karena banyak urang Banjar :D

      Hapus
  2. hmm..hmmm salah blogwalking dah :D

    mauuu asinnyaa :D *krebek krebek isi perut memanggil :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Xixixixi... Sekarang sudah kenyang kan Mbak? :D

      Hapus
  3. ohh, bisa tahan lama ya itu? berapa lama?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga tahan lama banget kalau di suhu ruang, Mbak. Sampai rumah langsung masuk kulkas :-)

      Hapus
  4. Aduuuuh,...
    Salah banget ini puasa-puasaa jam segini mampir ke blogmu bhahaha...

    *godaan umat berpuasa*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha... Dibanding godaan si Kapten, lebih menggoda mana, Teh? ;-)

      Hapus
  5. Gila Mantep banget keliatanya

    BalasHapus
  6. Masakan dari ikan, buatku selalu enak, hehehe. Resep asam talang ini juga maknyuss ya kayanya, pengin coba ah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suami saya yang doyan sekali ikan, Mbak :D

      Hapus
  7. Penasaran banget, gimana rasanya? Pengen nyobain. Masak ikan asin si tempatku paling cuma digoreng aja :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Digoreng doang aja sudah nikmat banget ya, Mbak :D

      Hapus
  8. saya baru dengar ada ikan asin talang, kayaknya di daerah saya gak ada deh... tapi pengen banget nyoba. Kalo ikan asinnya diganti sama yang lain bisa kan ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Katanya sih mirip ikan tenggiri, Mbak. Sy juga bingung bedanya apa :D

      Hapus
  9. Duuuh kok jadi pengin ngambil nasi yg banyak buat teman ikan ini heheee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mak. Penggagal diet ini. Xixixixi

      Hapus
  10. makan pake nasi hangat-hangat, enak ini... Belum pernah coba masakan khas banjar. Jadi penasaran :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaaa... Itu emang pasangan paling cocok. Nasi hangat2 :D

      Hapus

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...