[Fiksi] Usai

Aku membuka halaman goodreads, mengetik satu nama di kolom 'search'. Satu nama yang kucari muncul di sana, gegas kuklik nama itu yang sekejap saja menggantikan halaman yang tadi terpampang dengan halaman profilnya. Huh, aku mendengus. Tidak ada review baru darinya. Aku menutup goodreads.

Jemariku mengetik lagi satu alamat, sebuah blog dengan template berwarna ungu lembut tersaji di depanku. Aku menghela nafas, tak ada yang berubah di sana. Semuanya tetap sama dengan terakhir aku berkunjung ke sini, tak ada postingan baru.

Aku masuk ke twitterku, mengarahkan kursor pada gambar kaca pembesar, mengetik 7 huruf ID twitternya yang sudah kuhafal betul. Aku bernafas lega, ada beberapa tweet baru darinya, tapi semuanya hanya RT dari tweet-tweet yang lain. Aku gelisah dengan semua kenyataan ini.


'Ke mana dia?' Pertanyaan itu memenuhi benakku dan aku tidak tahu ke mana harusnya kutujukan pertanyaan itu. 

Sudahkah dia membaca novel terbaruku? Pertanyaan satu lagi yang membuat aku penasaran. Aku masih ingat betul dia menulis di blog, di review di goodreads dan di twitternya, dia menyukai karya-karyaku dan tak ingin melewatkan satu pun. Bahkan dia selalu ingin mendapatkan  cetakan pertama dari novel-novelku. 

Aku juga sering menemukan dia selalu menjadi orang-orang pertama yang memberikan review dari novel-novelku. Tapi, kenapa sekarang dia menghilang? Saat aku berkonsentrasi 6 bulan lebih demi menyelesaikan satu novel. Demi satu novel di mana di halaman persembahan kutuliskan satu kalimat khusus untuknya.

'Bersediakah kembali membangun mahligai itu bersamaku?'

Bersamaan dengan novel baruku, aku juga membuka identitasku setelah selama ini aku terus bersembunyi di balik nama penaku.

***

Sekali lagi aku meperhatikan halaman persembahan di novel itu. Ada nama yang terukir di sana. Nama yang hanya satu orang yang memanggilku begitu di seantero bumi. Aku membalik halaman buku itu, membuka halaman terakhir dan menemukan satu profil yang tertulis di sana. 

'Aku sudah tau itu kamu sejak karya perdana kamu rilis. Tapi cerita kita sudah usai.'

***
 

3 komentar

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^