Senin, 06 Januari 2020

5 Oleh-oleh Khas Balikpapan


              
Oleh-oleh Balikpapan
                 “Bawa oleh-oleh Balikpapan apa?”

              Setiap mau mudik dari Balikpapan, pertanyaan itu yang ada di pikiran saya. Walaupun keluarga saya bilang kalau saya tidak perlu membawa apa-apa atau mereka bilang, saya datang aja sudah senang. Tetap saja rasanya kalau tidak membawa apa-apa berasa kurang afdhol. Jadilah saya selalu mencari sesuatu yang bisa dibawa sebagai oleh-oleh. Penginnya sih sesuatu yang disukai semua keluarga, tidak terlalu merepotkan saat membawanya, juga harganya murah sesuai.


              Buat orang yang sesekali doang datang ke Balikpapan, mungkin tak akan bingung. Tapi buat saya yang sudah sering bolak-balik Balikpapan ya bingung juga sih. Beberapa oleh-oleh yang pernah saya bawa, keluarga sudah bosan. Namun, kali ini saya mau cerita beberapa hal yang bisa teman-teman bawa sebagai oleh-oleh dari Balikpapan.

1.      Amplang
Amplang

Awal-awal menikah dan hijrah ke Kalimantan Timur, amplang adalah oleh-oleh yang selalu saya bawa saat mudik. Semua suka dengan amplang. Membawanya juga tidak terlalu repot karena barangnya ringan. Apalagi kalau membeli dalam jumlah agak banyak di toko amplang akan di-pack dengan rapi sampai siap buat masuk bagasi pesawat.

Harganya juga tidak terlalu mahal. Untuk bungkus kecil dulu sih harganya sekitaran 10 ribu rupiah. Bungkus sedang 20-25 ribu rupiah. Ada juga bungkus yang agak besar dengan harga yang lebih mahal. Ada banyak toko yang menjual amplang di seputaran kota Balikpapan. Di Bandara juga ada. 

Setiap toko biasanya punya harga yang berbeda. Ada jenis amplang yang terkenal yaitu amplang kuku macan karena bentuknya yang katanya seperti kuku macan. Sekali suap, langsung hap. Ada juga amplang yang ada potongan bawang putih di dalamnya.

Rasanya tentu saja lezat. Nulis ini saya tetiba jadi kangen menyantap amplang. Hahaha…Namun belakangan, keluarga saya menemukan amplang yang lezat produksi lokal Kalimantan Selatan. Jadilah mereka tidak lagi request oleh-oleh amplang dari Balikpapan.

2.      Mantau
Mantau

Sekilas mirip bakpao, tapi ini mantau. Teksturnya emang beda sih dengan bakpau. Mantau ini semacam roti kukus yang lembut kemudian disajikan lagi dengan cara dikukus atau digoreng. Kalau digoreng, maka dia akan krispi di luar dan masih lembut di dalam. Biasanya dinikmati dengan daging lada hitam. Jadi, mantau ini roti kosongan gitu tanpa isi.

Mantau salah satu alternatif oleh-oleh Balikpapan. Di Balikpapan sendiri, ada banyak yang menjual mantau. Di bandara juga ada. Favorit saya di Pondok Mantau atau di Straat Mantau. Pertama kali, bawakan mantau ke keluarga sebagai oleh-oleh Balikpapan mereka langsung suka. Walaupun agak aneh katanya dimakan dengan daging, justru dicocol ke mentega dan gula.
Mantau dari Pondok Mantau

Ponakan saya juga suka sekali. Malam-malam pertama saya mudik, dia malah GTM atau Gerakan Tutup Mulut saat disuapin nasi. Tapi makan mantau dia habis bisa setengahnya padahal ukuran gede mantaunya.

3.      Kepiting

Berbatasan langsung dengan laut, membuat Balikpapan memang kaya dengan hasil laut. Termasuk seafood. Di Balikpapan, seafood merupakan primadona. Apalagi kalau sudah menyebut kepiting. Seperti tak afdhol kalau ke Balikpapan tanpa menyantap kepiting.
Kepiting Dandito

Kepiting bisa juga dijadikan oleh-oleh. Kepiting matang tentunya. Di Balikpapan ada banyak restoran yang menjual kepiting sebagai oleh-oleh. Dikemas rapat dan dikasih kotak, sehingga aman dibawa ke kabin pesawat. Harganya bervariasi. Yang pernah saya beli adalah kepiting Dandito sebagai oleh-oleh. Harganya setelah pajak sekitar 300 ribuan per porsi yang terdiri dari 3 ekor kepiting.

Di Kepiting Dandito sendiri ada tiga pilihan untuk kepiting yaitu kepiting soka, kepiting jantan, dan kepiting betina. Yang paling mahal adalah kepiting betina, karena biasanya ada telur-telurnya yang lezat itu.

Ada beragam pilihan saos juga. Sayangnya pas saya bungkus saos asam manis dan saos mentega, saosnya kurang. Sehingga harus bereksprimen sendiri di rumah membuat saos tambahan. Padahal waktu saya pernah membeli untuk dibawa pulang ke rumah dengan memesan kepiting bersama saos khas Dandito, itu saosnya berlimpah sekali. Mungkin untuk asam manis dan mentega aja saosnya tidak terlalu banyak.

4.      Kue-kue

Ini banyak sih yang bisa dijadikan oleh-oleh. Ada beberapa yang klaim juga sebagai oleh-oleh Balikpapan. Ada gulung Jenobera, brownies batu bara, atau yang pernah saya bawa sebagai oleh-oleh itu produk dari Barra’s Kitchen. Atau juga bisa Holland Bakery karena Holland sendiri belum buka di daerah kampung halaman saya, Kalimantan Selatan.
Gulung Jenebora

Ada beberapa kue di Balikpapan yang merupakan khas Balikpapan seperti pisang gapit, mageli, atau mie tahu. Tapi entahlah untuk dibawa sebagai oleh-oleh apa bisa tahan lama.

5.      Pernak-pernik manik, Sarung Samarinda, dan Batik Balikpapan.
Pasar Inpress Kebun Sayur

Pasar Inpress Kebun Sayur di Balikpapan Barat jadi sarangnya buat berburu oleh-oleh ini. Harganya pun murah meriah. Kalau empat poin di atas adalah makanan, nah ini bukan makanan dan macamnya pun banyak sekali. 
Oleh-oleh Balikpapan

Ada tas manik dengan motif Dayak, ada sarung samarinda, ada kalung-kalung etnik, ada juga batik Balikpapan dengan motif khasnya itu.

Untuk oleh-oleh satu ini, berhubung makanan jadi bisa awet dong. Tidak perlu terburu-buru diserahkan kepada yang mau kita bawakan oleh-oleh.

Itulah lima hal yang bisa kita kita pilih untuk menjadi oleh-oleh saat bertandang ke Balikpapan. Tergantung selera dan keadaan dompet masing-masing sih untuk urusan oleh-oleh ini. Hehehehe…




7 komentar:

  1. Mau donk amplangnya, pengganti kripik singkong yg lama diidamkan..🤣😂😅

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beli sudah. Hihihi... Emang jadi kepengin amplang pas nulis ini.

      Hapus
  2. Disini (Kalimantan Barat) oleh-olehnya juga ada amplang. Ada bedanya gak ya? Makan pake amplang jadi makin enak nyam nyam. Kalau mantau, kayaknya aku belum pernah coba. Penasaran jadinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin sama, Mbak. Masih sama2 Kalimantan ini. Di Kalimantan Selatan juga ada amplang :-) Ayo ke Balikpapan , Mbak. Banyak yang jual amplang dari yang jualan gerobakan di tepi jalan sampai resto

      Hapus
  3. Baru aja kemaren malam dibawain suami oleh2 kepiting dan mantau! Sedap banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enak banget ya, Mbak. Perpaduan yang banyak jadi suguhan.

      Hapus
  4. ngiler liat kepitingnyaa, pengen :D

    BalasHapus

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...