Mengenal Nur Aliah Saparida

            Passion. Adalah satu kata yang membuat kita bersemangat. Mengerjakan sesuatu yang kita suka, sehingga ada gairah di dalamnya. Konon kata passion jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia yang paling mendekati adalah kata renjana.

            Bekerja sesuai passion adalah dambaan setiap orang. Kita seolah memiliki hobi yang dibayar. Sehingga apa yang kita kerjakan selalu ada gairah dan semangat di dalamnya. Menjalankan pekerjaan itu dengan hati dan cinta.

            Berwirausaha adalah salah satu pekerjaan yang banyak didamba oleh orang-orang. Namun, jenis wirausaha jika tidak sesuai passion justru bisa menjadi bumerang, bukan untung yang didapat tapi justru hutang yang menumpuk.



Jatuh bangun berusaha telah dialami oleh seorang blogger bernama Nur Aliah Saparida. Sebelum menikah, beliau sempat menekuni usaha gypsum. Usaha tersebut sebenarnya bukan keinginan beliau tapi ambisi dari ayah beliau yang ingin melebarkan usaha dengan nama anak-anaknya. Tapi, usaha gypsum diakui mbak Nur Aliah Saparida bukan passion beliau.

            Lalu, apa yang menjadi passion blogger satu ini? Dunia make up. Semenjak kecil ibu satu anak ini menyukai yang namanya pengantin. Ia suka melihat perubahan before dan after pengantin wanita lewat tangan dingin sang perias. Hal itulah yang membuat impian masa kecilnya terbangun yaitu menjadi tukang rias pengantin. Maka, ketika mendapat kesempatan untuk berjualan alat make up, Mbak Nur Aliah Saparida merasakan passion dalam usahanya kali ini. Ia merasakan gairah dan semangat. Semoga usaha Mbak Widhi berkah dan berjalan dengan lancar serta maju.

            Loh, kok, Mbak Widhie? Bukannya tadi bilang Mbak Nur Aliah Saparida?

          Yup, yang saya bicarakan adalah pemilik blog cuap-cuap Widhie. Nama asli beliau memang Nur Aliah Saparida. Tapi, kerap dipanggil Widi. Kenapa Widhie? Ketika Mbak Widhie lahir, ayah beliau sedang kuliah di Semarang. Sembari menunggu nama, adik nenek memberikan nama Widi.
            Nur Aliah Saparida mulai mengenal blog pada tahun 2012 dan mulai intens ngeblog tiga tahun belakangan. Ada beberapa alasan mengapa beliau memiliki blog, yaitu :

Pertama, sekadar punya.
Pada tahun 2012, Mbak Widhie aktif mengikuti berbagai antologi dan grup kepenulisan. Melihat blog dari seorang rekan, membuat beliau juga ingin mempunyai blog. Maka akhirnya blog dibikin.

Kedua, berbagi ilmu dan pengalaman.
            Banyak hal yang bisa kita ceritakan di blog dan siapa tahu hal itu bisa bermanfaat untuk yang membutuhkan. Kita bisa sharing apa saja seperti tempat makan yang asyik, tempat wisata yang harus dikunjungi juga beragam pengalaman yang lain.

Ketiga, Have Fun.
            Ada kesenangan tersendiri yang didapat Mbak Widhie saat mengikuti beragam giveaway yang diadakan oleh para blogger. Apalagi jika mepet deadline, ada sensasi beda yang dirasakan oleh beliau.

Keempat, Obat Stress.
            Menulis adalah salah satu hal yang bisa membuat kita lega sehingga bisa menghalau stress dan hal negatif yang dirasakan. Terlebih saat Mbak Widhie mengalami baby blues. Karena ibu yang baru melahirkan belum bisa ke mana-mana, jadilah ngeblog menjadi pelampiasan agar tidak terlalu sensitif.
            Itulah empat hal yang menjadi alasan ngeblog seorang Widhie, juga cerita jatuh bangun membangun usaha. Untuk lebih mengenal beliau, yuk, mampir ke blog Cuap-cuap Widhie.



Fb : Nur Aliah Saparida
Twitter: @widhie_ndutty
IG : @widhie_ndutty

8 komentar

  1. Bisnis memang sesuai skill dan passion kita juga. Skill-nya ada tapi passion-nya nggak ada, agak sulit juga. Bisnis saya pun dulu kandas kok karena join, biasa lah jadi nggak sepaham then out. Sukses ya untuk mba berdua.

    BalasHapus
  2. Bener banget kalo ngelog itu obat stress. Aku merasakannya sendiri Mbak :)

    BalasHapus
  3. Hai mba Widi namanya kek nama suami hahaha..
    buat have fun y mb blog itu plus berbagi dan dibagi hahaha:D

    BalasHapus
  4. setuju, menulis bisa jadi obat stress :)

    BalasHapus
  5. Menulis memang obat stress paling ampuh. :D Makanya aku betah nulis.

    BalasHapus
  6. Menulis adalah bekerja untuk keabadian kalau katanya Pramoedya Ananta Toer. Saya menulis untuk menumpahkan unek2 di kepala mba hehe

    BalasHapus
  7. Gw juga mulai ngeblog 2012 tapi selama setahun ngak di apa2in alias ngak paham mau ngapain aja ngeblog yg baik dan benar hahaha

    BalasHapus
  8. Gara-gara arisan ini saya jadi kenal dengan Widhie ^_^

    BalasHapus

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^