Senin, 18 Juni 2018

Menikmati Makanan ala Korea di Mujigae


Sebagai seseorang yang lumayan suka nonton drama Korea dan suka makan juga, tentulah ada keinginan buat makan aneka makanan Korea yang saya saksikan di drakor itu. Tapi, saya bukan tipe orang yang ngejar banget kudu makan karena menyadari kalau lidah saya ini Banjar sekali. Jadi, belum tentu juga makanan Korea itu cocok sama lidah saya. 

Ketika menonton drakor, paling saya sama-samakan aja. Misal saat mereka menyantap mie hitam yang nampak lezat, pikir saya "Ah, paling sama aja dengan indomie dikecapin." Saat Kim Bok Joo menyantap sate apa gitu di tepi jalan, saya mikir "Paling juga kayak kita makan sosis goreng atau pentol goreng yang ditusuk-tusuk." Tapi ada satu makanan yang pengiiiin banget saya coba, yaitu daging panggang. Aneka daging yang dimasak di atas kompor dan panggangan itu. Kok sepertinya seru ya? Sempat terpikir juga beli kompor dan panggangannya itu biar bisa bakar-bakar ala drakor. Tapi enggak jadi juga sih belinya.. Hahaha... 


Sebenarnya tidak terlalu sulit di zaman now ini menemukan resto-resto Korea. Tapiiii... saya menahan diri. Pertama karena saya enggak yakin bakal doyan, kedua takut enggak halal. Persoalan halal itu bukan hanya tidak adanya daging babi, tapi juga aneka saus-sausan yang digunakan. Kemarin saya cari soy sauce aja yang berlabel halal susah sekali. Dapatnya akhirnya beli online, di mana ada yang jual soy sauce dari yang dibeli literan kemudian di-sharing menjadi botol-botol kecil. 

Kembali ke masakan Korea, selepas ziarah ke daerah Kalibata, saya dan suami mampir ke Plaza Kalibata dan saya kaget menemukan ada Mujigae. Resto Korea yang sudah bersertifikasi halal MUI. Wah, ini kudu dicoba, pikir saya. Tapi.. tapi.. perut sudah kenyang sekali karena sebelum masuk Plaza Kalibata saya dan suami sudah makan. Jadi? 
mujigae sudah berSH MUI di Plaza Kalibata

Akhirnya kami keliling-keliling deh dan shalat dzuhur saat waktunya tiba. Setelah itu baru membelokkan langkah menuju Mujigae.

Mujigae sendiri tipe resto modern di mana para pelanggan memesan sendiri dengan menggunakan tab yang tersedia di meja. Tapi kalau butuh bantuan, ada pelayan yang siap membantu. Namun, kalau teman-teman udah terbiasa belanja online atau pesan go food insyaAllah tidak akan kesulitan dalam memesan makanan di Mujigae ini. 
mesan di tab

menu paket mujigaes


Selain pemesanan di tab, kita juga dikasih buku menu. Jadi, bisa lihat-lihat dulu deh menu yang tersedia sebelum memutuskan untuk memesan menu apa saja. 


Saya kemarin memesan daging panggang saja tanpa nasi, karena memang masih belum begitu lapar. Untuk minumnya, saya memesan es mangga, sementara suami memesan es teh jeruk. Saya juga tertarik memesan choco bingso untuk dessert.
menu mujigae


Choco Bingso itu semacam es kepal yang lagi kekinian tapi versi lebih mahal komplit resto. Di atasnya ada toping taburan susu coklat bubuk, lelehan coklat cair yang udah memadat membeku, dan marshmallow. Kata suami, serutan es-nya lembut sekali kayak salju. Padahal belum pernah icip salju juga sih. Karena choco bingso ini merupakan dessert jadi datangnya emang lebih belakangan dari menu utama. Tapi malah saya bahas di awal yak. Buahahaha....

Menu utamanya seperti yang saya bilang, saya cuma mesan premium beef bbq alias daging panggang. Di sini customer bisa memanggang sendiri ala-ala drama Korea gitu. Bisa menentukan tingkat kematangan yang diinginkan. Panggangannya menggunakan alat tradisional Korea, Bangjja, terbuat dari kuningan dan tembaga untuk tingkat kematangan dan tingkat rasa yang maksimal. Untungnya ada penjepit buat mengangkat dan membolak-balik daging. Kalau pakai sumpit doang, saya nyerah deh. 
premium beef bbq

Daging yang disajikan ini sudah dimarinisasi entah pakai bumbu apa. Dagingnya pun empuuuk sekali dan bumbunya berasa. Sederhananya, ini enak banget. Ada bonus keju dan kimchi juga untuk setiap paket daging panggang yang kita pesan. Di sinilah pertama kali saya mencicipi yang namanya Kimchi. 
kimchi

Bagaimana rasanya? 

Awalnya lidah Banjar saya ini sedikit tidak terima juga sih... Muka saya agak-agak meringis. Mungkin karena asam ya. Tapi kemudian rasanya cukup bisa diterima di lidah saya. Rasanya mirip-mirip asinan gitu. Mujigae ini sepertinya taste rasanya udah agak ke-Indonesia-an. Atau memang rasa Kimchi mirip asinan?
premium beef bbq dan kimchi

Saya dan suami memesan es mangga dan es teh jeruk untuk minumnya. Dan kedua minuman ini segaaar sekali. Walaupun kalau disuruh memilih, saya lebih suka es teh jeruknya. 8 buat mangga dan 8,5 deh buat es teh jeruknya. Dagingnya 9, dan choco bingso 8. Sekalian kasih nilai semua. Hahaha....
minuman di Mujigae

Memuaskan makan di sana? Buat saya ya. Dan jika ada kesempatan saya pengin lagi datang ke sana buat mencicipi menu lain seperti ayam, tteobokki atau ramyeon. Walaupun yang bikin nagih ya daging panggangnya itu. Hahahaa...

Mujigae karena resto ala Korea jadi suasananya emang Korea banget. Dari adanya penjaga berpakai hanbok di depan, sampai ornamen-ornamen khas Korea yang terpasang, juga ada layar yang menampilkan drama Korea dan musik Korea gitu. Begitu juga sapaan saat masuk dan keluar. Saat keluar, gadis berpakaian hanbok yang ada di depan pintu berucap "Kamsahamnida..." dan suami pun menoleh ke saya. "Jawabnya apa?" Tanyanya.

Saya bengong sepersekian detik kemudian menggeleng. Saya juga tak tahu apa jawaban Kamsahamnida walau sering menonton drama Korea. Jadi, jawabannya apa teman-Teman? 

5 komentar:

  1. Dan setelah itu pulang naik angkot dan metro mini..😂

    BalasHapus
  2. Mujigae rasanya otentik banget mbak persis kyk di korea bedanya ngak ada oppa ganteng aja hahahah

    BalasHapus
  3. Segitu banyaknya dimakan langsung Mbak? Kok ga dibagi ke saya kwkwkwk. Jadi Mbak orang Banjar. Di Jakarta liburan

    BalasHapus
  4. Barusan aku nyoba makan korea di rabenshi sultan adam. Lumayan enak sih dan pilihan menunya banyak banget

    BalasHapus
  5. Gwenchana kali ya mba, hihi... Lupa aku materi hanguel zaman kuliah dlu pernah mau ikutan pelatihan bahasa Korea di belakan rektorat ULM. Kimchi itu asyem tenan... Ga sukak T.T padahal asinan Korea itu katanya masuk 5 makanan tersehat dunia

    BalasHapus

Terima kasih sudah memberikan komentar di blog saya. Mohon maaf komentar saya moderasi untuk menyaring komentar spam ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...